Dua Bom Meledak di Filipina Selatan

Kompas.com - 06/09/2010, 15:49 WIB
EditorBenny N Joewono

COTABATO, KOMPAS.com — Dua bom berkekuatan besar meledak di wilayah selatan Filipina, beberapa jam setelah polisi menewaskan tiga anggota dari kelompok gerilyawan Abu Sayyaf yang memiliki hubungan dengan Al Qaeda.

Tidak ada yang terluka dalam ledakan yang terjadi saat keamanan diperketat di wilayah selatan yang bermasalah setelah penyergapan polisi di pulau Jolo pada Minggu.

"Kami sedang mencari motif dan yang bertanggung jawab atas ledakan bom tersebut. Kami telah menyiagakan pasukan kami," kata juru bicara militer regional, Letnan Kolonel Randolph Cabangbang, Senin (6/9/2010).

Menurut polisi, satu bom menghancurkan rumah di kota Sultan Kudarat, Senin subuh. Bom lainnya meledak di luar hotel di kota Cotabato pada Minggu malam.

Kedua daerah itu jauh dari Jolo, meski pasukan gerilyawan juga beroperasi di wilayah kejadian itu.

Belum diketahui apakah ledakan tersebut berhubungan dengan serangan pada Minggu walau pihak polisi dan militer telah memperingatkan akan serangan balasan dari Abu Sayyaf.

Pasukan komando polisi menewaskan tiga anggota Abu Sayyaf pada Minggu, termasuk Gafur Jumdail, saudara dari Abu Jumdail, salah satu anggota senior dalam kelompok tersebut.

Abu Sayyaf merupakan kelompok kecil pejuang Islam yang dituduh melakukan teror terhadap warga dengan meledakkan kapal feri, yang menewaskan lebih dari 100 orang di Teluk Manila pada 2004.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.