Hillary: AS Sebabkan Kekerasan Narkoba

Kompas.com - 27/03/2009, 05:41 WIB
Editor

MEXICO CITY, KOMPAS.com - Menlu AS Hillary Rodham Clinton, Rabu (25/3) di Mexico City, menyatakan, AS akan membantu Meksiko melawan kartel-kartel narkoba. Dia mengakui konsumsi narkoba oleh warga AS dan ketidakmampuan AS mengontrol penyelundupan senjata juga merupakan penyebab.

Hillary berada di Meksiko untuk kunjungan selama dua hari. Dia membicarakan rencana AS meningkatkan keamanan di perbatasan dengan Presiden Meksiko Felipe Calderon.

Hillary mengatakan bahwa AS mengupayakan tambahan bantuan 80 juta dollar AS untuk membantu Meksiko membeli dua helikopter Black Hawk. AS merencanakan meningkatkan keamanan di perbatasan dengan program 184 juta dollar AS.

Pernyataan Hillary itu dinilai berarti. Selama ini Meksiko mengeluh karena AS pengaruh permintaan narkoba dari warga AS. Meksiko didera perang narkoba, termasuk korban tewas sekitar 6.500 orang tahun lalu terkait perdagangan narkoba.

Salah satu tokoh mafia Meksiko yang terkenal terkait perdagangan narkoba adalah Hector Huerta Rios, yang sudah berhasil ditangkap oleh aparat Meksiko. (Reuters/AP/DI)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.