Kompas.com - 15/10/2021, 10:29 WIB

Abadi. Ya, karya Puzo adalah novel kriminal nan abadi.

Baca juga: The Godfather Part III Versi Edit dan Akhir Cerita Baru Siap Dirilis

Mario Puzo dan Produktivitasnya

Enggan melihat ke belakang. Itulah sikap Mario Puzo.

The Godfather memang sukses besar. Tapi dia tetap menulis novel lainnya, yang juga tak kalah laris.

Baca juga: The Godfather Part III Versi Edit dan Akhir Cerita Baru Siap Dirilis

Usia tak jadi penghalang. Buku Fools Die dirilis pada tahun 1978 dan terus menduduki peringkat dalam daftar buku terlaris New York Times selama setidaknya 30 minggu.

Lalu, novel-novelnya yang lain termasuk The Sisilia (1984), The Fourth K (1991), dan The Last Don (1996), juga tak kalah laku.

Tak hanya itu, dia juga menulis draf pertama naskah untuk film Earthquake pada tahun 1974.

Agaknya itu belum membuat Puzo puas. Dia juga merupakan salah satu penulis dari Richard Donner's Superman: The Movie.

Hasilnya, Mario Puzo tak hanya dikenal sebagai penulis buku kriminal konsisten yang produktivitasnya tetap terjaga, tapi juga sosok dengan spirit berkarya yang menolak tua.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.