Kompas.com - 19/06/2013, 20:06 WIB
EditorErvan Hardoko

NEW DELHI, KOMPAS.com — Hujan deras yang menimbulkan banjir dan longsor di India sejauh ini telah menewaskan sedikitnya 130 orang.

Bencana alam itu antara lain terjadi di negara bagian Uttarakhand seperti dilaporkan wartawan BBC di Delhi, Shilpa Kannan.

"Perbukitan Uttarakand adalah kawasan yang paling parah dilanda banjir dan longsor," jelas Kannan.

Seorang pejabat Penanggulangan Bencana India mengatakan kepada BBC bahwa lebih dari 75.000 orang terjebak di berbagai tempat.

Di antara mereka yang terjebak terdapat ribuan orang peziarah Hindu.

Pihak berwenang mengerahkan puluhan helikopter militer untuk mengangkut warga yang terperangkap.

Selain itu, helikopter juga digunakan untuk menerjunkan makanan dan bantuan darurat lain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih dari 5.000 personel tentara dikerahkan untuk membantu warga yang terjebak menuju ke kamp-kamp penampungan.

Menurut militer India, lima pangkalan udara di wilayah India utara diaktifkan untuk membantu mempercepat operasi kemanusiaan.

"Helikopter Angkatan Udara India melakukan misi untuk mengangkut warga, peralatan, dan bantuan medis," pernyataan militer India.

Badan Meteorologi mengatakan curah hujan tercatat 60 persen di atas rata-rata curah hujan. Sementara itu, sungai utama yang mengalir di ibu kota Delhi mengalami kenaikan permukaan air.

 



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.