Kompas.com - 17/06/2013, 22:43 WIB
EditorErvan Hardoko

ANKARA, KOMPAS.com — Pemerintah Turki, Senin (17/6/2013), memanggil kuasa usaha Inggris di Ankara untuk menjelaskan kabar intelijen Inggris memata-matai delegasi Turki dalam KTT G-20 di London pada 2009.

"Pemerintah Turki ingin menyatakan keprihatinannya atas masalah ini," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Turki.

Sebelumnya, harian The Guardian mengabarkan bahwa Pemerintah Inggris memata-matai para delegasi yang hadir dalam KTT G-20 di London empat tahun lalu.

Sejumlah negara yang dimata-matai itu antara lain adalah Turki dan Afrika Selatan. Dinas intelijen Inggris mengatur agar anggota delegasi menggunakan kafe-kafe internet yang sudah ditentukan selama KTT berlangsung.

Dari situlah intelijen Inggris mencegat dan memantau seluruh komunikasi delegasi peserta melalui surat elektronik hingga hubungan telepon.

Inggris bahkan bisa mengetahui jadwal pertemuan dan pembicaraan penting menteri keuangan Turki di sela-sela konferensi tersebut.

Harian The Guardian mendapatkan fakta ini dari dokumen-dokumen yang dibocorkan mantan spion AS, Edward Snowden yang kini menghilang.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.