PBB: Dalam 15 Tahun Jumlah Penduduk India Lampaui China

Kompas.com - 14/06/2013, 18:49 WIB
EditorErvan Hardoko

NEW YORK, KOMPAS.com — Sebuah laporan PBB memperkirakan India tampaknya akan menggeser China sebagai negara dengan penduduk terbesar pada tahun 2028.

Pada saat itu, kedua negara memiliki jumlah penduduk di kisaran 1,45 miliar jiwa, seperti dilaporkan dalam laporan berjudul "Prospek Penduduk Dunia: Revisi 2012".

Setelah melewati 2028, dilaporkan bahwa penduduk India akan terus berkembang sampai pertengahan abad, sementara pertumbuhan penduduk China menurun secara perlahan-lahan.

Pemerintah China selama beberapa puluh tahun memberlakukan kebijakan satu anak untuk mengendalikan jumlah penduduk walau belakangan di kawasan pedesaan ditempuh beberapa kelonggaran.

Bulan November 2011, misalnya, Provinsi Henan mengizinkan pasangan yang memiliki anak perempuan untuk mendapatkan anak kedua dengan kemungkinan akan lahir anak laki-laki.

Sementara penduduk Nigeria diperkirakan akan melebihi jumlah penduduk Amerika Serikat pada tahun 2050.  

Perbedaan pertumbuhan

Saat ini, jumlah penduduk dunia sekitar 7,2 miliar jiwa dan diperkirakan akan mencapai 9,6 miliar pada 2050 dengan sebagian besar pertumbuhan terjadi di negara-negara berkembang.

"Walau pertumbuhan penduduk dunia menurun di dunia secara umum, laporan ini mengingatkan kita bahwa beberapa negara-negara berkembang, khususnya di Afrika, masih berkembang pesat," tutur Wakil Sekjen PBB untuk Urusan Ekonomi dan Sosial, Wu Hongbo, dalam pernyataan di situs PBB.

Di kawasan negara-negara maju, jumlah penduduk umumnya tidak banyak bertambah di kisaran 1,3 miliar dari sekarang hingga tahun 2050.

Sebaliknya, di 49 negara-negara yang berkembang, diperkirakan jumlah penduduk menjadi dua kali lipat dari 900 juta pada 2013 menjadi 1,8 miliar pada 2050.

Disebutkan pula bahwa penduduk Eropa diperkirakan turun sekitar 14 persen, dan kawasan tersebut saat ini sudah menghadapi masalah dalam memberikan layanan dan dukungan terhadap berkembangnya jumlah warga lanjut usia.

Secara umum, tingkat harapan hidup di seluruh dunia mengalami peningkatan dengan 76 tahun pada periode 2045-2050 dan 82 tahun pada 2095-2100.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X