Kompas.com - 14/06/2013, 06:17 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

PERTH, KOMPAS.com — Seorang penyiar radio di Perth telah diskors setelah memprovokasi Perdana Menteri Julia Gillard dengan pertanyaan yang beraroma seks, tulis Sydney Morning Herald hari Jumat (14/6/2013). Penyiar ini, Howard Sattler, awalnya memberi peluang pada Gillard untuk menepis "mitos-mitos, rumor, lelucon yang tak patut serta soal-soal intim" pada wawancara yang agak melantur di radio 6PR milik Faifax hari Kamis (13/6/2013) petang.

"Tim seorang gay?" kata Sattler merujuk pada Tim Mathieson, pasangan Gillard. "Wah, absurd itu," jawab Gillard pendek. "Tapi Anda pernah dengar kan? Dia pasti gay, dia seorang penata rambut," kata Sattler, "Bukan saya yang bilang itu."            

Gillard menampik pertanyaan itu, tapi Sattler terus mencecar. "Anda bisa konfirmasi dia bukan (gay)?" tanya Sattler. "Oh Howard, jangan bercanda, tentu bukan," jawab Gillard dengan tetap tenang dan penuh kendali diri. "Howard, sadarlah, kita kan bicara soal Tim dan saya yang tinggal di lodge (rumah perdana menteri), kami adalah pasangan hidup, Anda tahu kan?" ujar Gillard.

Sepekan terakhir, Gillard menjadi bulan-bulanan media yang mengarah pada soal seks. Wawancara di atas diawali dengan Sattler yang bertanya mengapa Gillard tidak menikah. Atas pertanyaan itu, Gillard menjawab, "Saya kira kita bisa hidup dengan penuh cinta, penuh arti dan komitmen, tanpa harus menikah."

Segera sesudah wawancara tersebut Radio 6PR langsung menskors Sattler. "Howard Sattler telah bertanya pada Perdana Menteri Julia Gillard soal seksualitas pasangannya, Tim Mathieson," tulis Radio 6PR dalam siaran pers-nya. "Sattler diskors sampai penyelidikan internal tuntas."

Para pendengar wawancara radio tersebut marah dan bingung. "Ini wawancara yang membingungkan," Andrew Heslop menulis melalui Twitter. "Howard Sattler harus dipecat," tulis Patrick Avenell, "kalau perdana menterinya laki-laki, tak ada pertanyaan seperti itu." Sattler (67) dikenal sebagai penyiar veteran yang wawancaranya sering keluar dari rel.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X