Kalah Jutaan Dollar, Pejudi Tuntut Kasino

Kompas.com - 06/06/2013, 14:57 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

SYDNEY, KOMPAS.com — Harry Kakavas, seorang pejudi yang juga seorang pengusaha asal Gold Coast, menuntut Crown Casino di Melbourne karena "membiarkannya" tetap berjudi dan malah memberikan fasilitas pesawat pribadi guna menjemputnya.

Kakavas yang pernah didiagnosis sebagai "pejudi patologis" menghabiskan dana sekitar 1,5 miliar dollar Australia selama lebih dari setahun dalam berbagai permainan. Menurut laporan smh.com.au, mulai dari Juni 2005 sampai Agustus 2006, Kakavas menghabiskan dana sekitar 1,479 miliar dollar Australia di Crown Casino, yang kebanyakan dipakai dalam permainan baccarat.

Malah pada Mei 2006, Kakavas menghabiskan 164 juta dollar Australia dalam waktu 5,5 jam. Kakavas meminjam jutaan dollar dari bank, teman, dan sanak keluarga, bahkan pernah dipenjara karena mencuri 286.000 dollar Australia guna memenuhi keinginannya berjudi.

Gara-gara dia kehabisan dana dan terbelit utang, Kakavas menggugat kasino tempatnya bermain judi. Dalam gugatannya, Kakavas yang diwakili oleh pengacara Allan Myers QC mengatakan, kasino tersebut telah melakukan eksploitasi terhadap kliennya karena kliennya itu memiliki masalah psikologis, yaitu kecanduan judi.

Namun, pengadilan tinggi memutuskan bahwa Kakavas sebenarnya bisa membuat keputusan rasional demi kepentingannya sendiri, termasuk untuk tidak berjudi. Hakim Agung Robert French mengatakan, Kakavas bukanlah korban eksploitas perusahaan kasino. "Penggugat sebagai seorang pengusaha yang berhasil bisa membuat keputusan untuk dirinya sendiri," kata Hakim French.

Koresponden Kompas di Australia, L Sastra Wijaya, melaporkan bahwa judi dan minuman keras merupakan dua masalah yang dihadapi masyarakat Australia. Kasus gugatan Kakavas ini sekaligus juga menimbulkan pertanyaan mengenai seberapa besar tanggung jawab sebuah kasino dalam mencegah masyarakat kecanduan dan mengetahui asal uang yang dipakai untuk berjudi.

Dalam keterangan sebelumnya di pengadilan, pengacara Kakavas, Allan Myers, mengatakan, kliennya sudah berusaha mengurangi kecanduannya dengan ikut terapi dan juga memasang taruhan dalam jumlah yang lebih kecil. Namun, menurut Myers, Crown Casino masih mengizinkan kliennya memasang taruhan 300.000 dollar Australia dalam permainan baccarat, dan memberikan tumpangan gratis bagi Kakavas untuk mengambil uang di bank setelah dia kalah taruhan 1 juta dollar Australia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X