Peringati Hari Antitembakau, Singapura Larang Penjualan Rokok

Kompas.com - 30/05/2013, 18:52 WIB
|
EditorErvan Hardoko

SINGAPURA, KOMPAS.com — Demi memperingati Hari Antitembakau Sedunia yang jatuh pada Jumat (31/5/2013), Pemerintah Singapura melarang penjualan rokok di seluruh penjuru negeri kota itu.

Pusat perbelanjaan besar, seperti Cold Storage, Giant, dan FairPrice akan "menghilangkan" rokok dari daftar barang dagangannya selama 24 jam.

Selain itu, 145 toko kecil lain juga tidak akan menjual rokok di sepanjang hari istimewa itu. Pusat perbelanjaan ataupun toko-toko kecil itu akan menampilkan poster untuk menutupi tempat rokok biasa dipajang.

Poster itu berisi pesan kepada konsumen bahwa rokok tidak dijual sepanjang hari demi peringatan Hari Antitembakau Sedunia.

Sebagai pengganti rokok, Blue Ribbon Magnetic Bookmark akan diberikan kepada konsumen rokok.

Singapura tercatat sebagai salah satu negara di dunia dengan jumlah perokok terendah. Namun, beberapa tahun terakhir ini jumlah perokok di "Negeri Singa" ini meningkat dan cukup mencemaskan pemerintah negeri itu.

Jumlah perokok meningkat dari 12.6 persen pada tahun 2004 menjadi 14.3 persen pada 2010.

Anggota parlemen yang menangani bidang kesehatan, Profesor Muhammad Faishal Ibrahim, menjelaskan, kampanye ini dilakukan untuk menunjukkan keprihatinan pemerintah terhadap fenomena meningkatnya jumlah perokok.

"Pemerintah akan mengambil tindakan dan komitmen yang lebih tegas untuk memerangi rokok yang merupakan penyebab kematian paling tinggi di dunia," katanya.

Profesor Muhammad juga memuji kebijakan toko yang ikut berpartisipasi dalam kampanye ini. "Mungkin ini hanya sehari dan sesuatu yang kecil, tetapi maknanya yang penting, yaitu adanya itikad dari komunitas untuk bersama-sama mempromosikan lingkungan bebas rokok,"  ujarnya.

Pemerintah Singapura bertekad untuk menekan angka perokok menjadi di bawah 10 persen tahun 2020.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

    Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

    Internasional
    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Internasional
    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Internasional
    Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

    Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

    Internasional
    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Internasional
    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Internasional
    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Internasional
    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Internasional
    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    Internasional
    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Internasional
    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Internasional
    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Internasional
    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Internasional
    Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

    Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

    Internasional
    Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

    Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X