Kompas.com - 28/05/2013, 11:44 WIB
EditorErvan Hardoko

SYDNEY, KOMPAS.com — Panglima angkatan bersenjata Australia, Selasa (28/5/2013), memperingatkan personel militer negeri itu untuk menghindari lokasi-lokasi berbahaya dan meningkatkan kewaspadaan atas kemungkinan serangan yang mirip dengan insiden di London.

Jenderal David Hurley mengimbau kepada semua angkatan untuk memperketat keamanan, termasuk bagi mereka yang gemar menggunakan media sosial. Peringatan ini menyusul pembunuhan prajurit Lee Rigby di jalanan London pekan lalu.

Tak lama setelah pembunuhan Rigby, seorang prajurit Perancis ditusuk di kawasan bisnis La Defense, Paris, yang ramai.

Secara resmi, aparat belum menyatakan insiden di London dan Paris itu terkait satu sama lain.

"Saya minta kalian semua waspada," kata Hurley di dalam suratnya.

"Meski sejauh ini tidak ada bukti terjadi serangan terhadap anggota militer Australia, masih ada kemungkinan para peniru melakuan aksi yang sama," sambung Hurley.

Hurley menekankan perlunya semua personel militer lebih waspada, terutama saat berada di luar barak dan saat mengenakan seragam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Anda harus menghindari lokasi-lokasi bermasalah dan harus ekstra hati-hati saat Anda mengungkapkan jati diri dan merencanakan kegiatan lewat jejaring sosial," tambah Hurley.

Harian Daily Telegraph melaporkan, anggota militer Australia sudah diperingatkan untuk menghindari masalah dengan kelompok Milad bin Ahmah-Shah al-Ahmadzai yang beberapa waktu lalu pernah mengunggah berbagai ancaman terhadap personel militer Australia.

Al-Ahmadzai (23) ditangkap pasukan anti-teroris pada Senin (27/5/2013) dan didakwa mengancam keselamatan para pejabat publik Australia.

 



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X