Kompas.com - 23/05/2013, 20:34 WIB
EditorErvan Hardoko

LONDON, KOMPAS.com — Pemerintah Inggris mengatakan, aparat keamanan negeri itu sudah mengetahui dua tersangka yang melakukan pembunuhan terhadap seorang anggota militer Inggris di London, Kamis (23/5/2013) dini hari.

Salah seorang tersangka diyakini adalah Michael Adebolajo, seorang mualaf berusia 28 tahun. Sejumlah sumber Pemerintah Inggris menjelaskan kepada BBC.

Sejumlah sumber mengatakan, Adebolajo memeluk Islam pada 2001 setelah dia menyelesaikan kuliah. Selama duduk di bangku kuliah, Adebolajo digambarkan sebagai seorang mahasiswa yang cukup cerdas.

Saat ini, Adebolajo dan seorang rekannya sudah diringkus dan kini tengah menjalani perawatan di rumah sakit setelah ditembak aparat kepolisian seusai melakukan aksinya.

Tak lama setelah pembunuhan itu, seorang pejalan kaki merekam salah seorang tersangka yang diyakini adalah Adebolajo.

Dalam rekaman video itu, tersangka mengatakan, dia melakukan pembunuhan tersebut karena militer Inggris membunuh warga Muslim setiap hari.

Sejumlah sumber kepada BBC membenarkan laporan yang menyatakan kedua tersangka pernah menjalani pemeriksaan dalam beberapa tahun terakhir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salah seorang tersangka pernah ditahan polisi tahun lalu saat akan meninggalkan Inggris.

Sementara itu, pada Kamis (23/5/2013), polisi menggerebek apartemen milik salah seorang tersangka di sebuah kompleks permukiman di Greenwich, London.

Para penghuni kompleks permukiman itu mengatakan, polisi membawa dua orang perempuan berusia 30-an, seorang perempuan tua, dan seorang remaja laki-laki dari apartemen itu.

Baca tentang


    25th

    Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X