Kompas.com - 16/05/2013, 17:13 WIB
EditorErvan Hardoko

DHAKA, KOMPAS.com — Angin topan Mahasen mulai menghantam pesisir selatan Banglades dan warga mulai memenuhi barak-barak pengungsian.

Badai terjadi di distrik Patuakhali pada hari Kamis dengan kecepatan angin mencapai 100 km/jam dan bergerak mendekati Pelabuhan Chittagong dan Cox's Bazar.

Sedikitnya dua orang tewas dalam bencana ini, seperti dikatakan oleh pejabat Banglades.

Ratusan ribu orang diperintahkan untuk mengungsi ke dataran rendah di Banglades dan Myanmar serta berlindung di pusat-pusat penampungan.

Namun, sejumlah warga Rohingya di Myanmar menolak seruan untuk mengungsi ke barak-barak di negara bagian Rakhine.

PBB memperingatkan bahwa 8,2 juta orang di Banglades, Myanmar, dan India timur terancam ganasnya topan Mahasen.

Pemerintah Banglades menaikkan tingkat bahaya ke angka tujuh di dataran-dataran rendah di sekitar Chittagong dan Cox's Bazar.

Topan itu melanda wilayah seluas 175 km dalam sembilan jam sebelum tiba di Banglades. Demikian kata Departemen Meteorologi negara itu.

Namun, pejabat departemen itu, Shamsuddun Ahmed, mengatakan pada kantor berita AFP bahwa angin topan itu diperkirakan tidak akan mengakibatkan kerusakan serius.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.