Kelompok Bersenjata Culik Polisi dan Tentara Mesir

Kompas.com - 16/05/2013, 13:33 WIB
EditorEgidius Patnistik

KAIRO, KOMPAS.com - Sejumlah orang bersenjata tak dikenal, Kamis (16/5), menculik tiga polisi dan empat tentara Mesir di semenanjung Sinai, kata beberapa pejabat keamanan.

Para petugas aparat keamanan itu tengah dalam perjalan ke Kairo ketika minibus yang mereka tumpangi kemudian dihentikan di bawah todongan senjata di wilayah Al-Wadi al-Akhdar yang terletak di sebelah timur El-Areesh di utara Sinai. Tiga polisi yang ditangkap itu berasal dari Pasukan Keamanan Pusat, cabang kementerian dalam negeri yang bertugas meredam protes. Keempat pria lainnya berasal dari angkatan bersenjata. Para polisi dan tentara itu bepergian dalam minibus terpisah, kata para pejabat.

"Para penculik belum mengeluarkan tuntutan," kata seorang pejabat keamanan.

Para pemimpin Badui lokal telah dipanggil untuk menengahi pihak berwenang dengan para penculik. Menurut sumber-sumber Badui, para penculik menginginkan pembebasan sejumlah tahanan.

Serentetan penyanderaan terjadi, biasanya berlangsung tidak lebih dari 48 jam, di Sinai setelah pemberontakan rakyat yang memaksa Presiden Hosni Mubarak lengser pada awal tahun 2011 dan membuat babak belur para petugas keamanannya. Kaum militan mengeksploitasi kondisi ketiadaan hukum dan pergolakan di semenanjung Sinai itu untuk membangun sebuah landasan guna menyerang pasukan keamanan, jaringan pipa ekspor gas utama dan negara tetangga Israel.

Para penculik di Sinai biasanya orang-orang Bedouin yang ingin menukarkan para sandera dengan para saudara mereka dari satu suku yang dipenjara. Orang Badui baru-baru ini menculik turis Hongaria, Israel dan Norwegia di selatan semenanjung itu, yang memiliki sejumlah resor pantai, dalam rangka menuntut pembebasan kerabat mereka yang dipenjara.

Bulan lalu, setidaknya dua roket Grad yang ditembakkan dari Sinai meledak di sebuah resor Laut Merah Israel, di Eilat. Selama beberapa tahun terakhir, telah terjadi serangkaian serangan roket ke Eilat dari Sinai. Pada April tahun lalu, sebuah roket yang ditembakkan dari Sinai menghantam Eilat tetapi tidak menimbulkan korban. Bulan Agustus, dua roket mengguncang Eilat. Namun, sekali lagi, tidak ada yang terluka.

Sejak ambruknya rezim Mubarak, di perbatasan Israel dengan Sinai beberapa terjadi insiden keamanan. Kaum militan menggunakan semenanjung itu untuk menyerang negara Yahudi tersebut. Insiden yang paling serius terjadi pada Agustus 2011, ketika sejumlah pria bersenjata menyusup ke Israel selatan dan melancarkan serangkaian serangan yang menewaskan delapan orang Israel.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X