Gangguan Mata Tak Halangi Aloysius Berprestasi

Kompas.com - 15/05/2013, 07:58 WIB
|
EditorEgidius Patnistik

SINGAPURA, KOMPAS.com — Keterbatasan fisik tidak menghalangi Aloysius Lim untuk berprestasi. Remaja Singapura ini sudah enam tahun harus menggunakan kaca pembesar elektronik untuk membantunya membaca dan menulis. Hasil ujian A levelnya mencengangkan semua orang. Tidak main-main, tiga nilai A diperoleh siswa berumur 19 tahun ini.

Aloysius menderita kelainan mata yang dinamakan leber hereditary optic neuropathy. Kelainan ini mengganggu penglihatan utamanya. Akibatnya, dia tidak dapat membaca tulisan dalam ukuran normal. Aloysius sangat bergantung pada kaca pembesar khusus setiap kali membaca. Dia juga memerlukan waktu dua kali lebih lama dibanding dengan teman-temannya untuk mencerna pelajaran.

Kadang-kadang, pemuda itu menaiki bus yang salah saat ke sekolah. Dia mengalami kesulitan untuk membedakan nomor bus. Dia bertekad keterbatasan itu tidak akan menghalangi semangatnya untuk berprestasi. Dia mempersiapkan diri sematang mungkin untuk ujian akhirnya. Tidak sia-sia, dia mendapatkan nilai A untuk mata pelajaran Kimia, Matematika, dan Akuntansi. Pencapaian yang tentu tidak mudah mengingat sangat kompetitifnya iklim sekolah di Singapura. Ia berencana untuk melanjutkan kuliah di bidang Akuntansi.

Gurunya, Sathiabhavani Pillai, tidak kaget bila Aloysius mendapatkan tiga nilai A. "Dia benar-benar siswa yang luar biasa, belajar keras, dan independen," kata Pillai. Pillai menambahkan, siswanya itu selalu berusaha untuk mandiri walaupun dia tahu orang-orang di sekitarnya selalu siap membantunya.

Kelainan mata itu bukan sesuatu yang baru di keluarganya. Kakak dan pamannya juga menderita gangguan genetis tersebut. "Saya masih ingat bagaimana teman-teman sering menjadikan saya lelucon karena kaca pembesar itu," ujarnya. Namun, saat ini dia sudah dapat menerima kondisinya dengan lapang dada. Aloysius bertekad untuk terus mengejar cita-citanya dan berharap dapat memotivasi sesama dengan pengalaman hidupnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X