Jerman Pastikan Jual 164 Tank ke Indonesia

Kompas.com - 08/05/2013, 17:34 WIB
EditorErvan Hardoko

BERLIN, KOMPAS.com — Pemerintah Jerman, Rabu (8/5/2013), sepakat untuk menjual 164 buah tank ke Indonesia, setelah parlemen Belanda menolak penjualan tank ke Indonesian karena masalah pelanggaran HAM.

Pemerintahan Kanselir Angela Merkel telah memberikan lampu hijau untuk produsen senjata Rheinmetall AG yang berada di Duesseldorf untuk menjual tank ke Indonesia.

Penjualan itu termasuk 104 unit tank Leopard 2 dan 50 unit kendaraan tempur infantri Marder 1A2s. Selain itu, kesepakatan ini juga meliputi 10 tank lain, termasuk kendaraan tempur untuk pegunungan, dan sejumlah kendaraan militer lainnya.

Sejauh ini belum diperoleh informasi terkait nilai dari kesepakatan tersebut.


Konfirmasi ini diperoleh setelah seorang anggota parlemen oposisi Katha Keil dari Partai Hijau yang meminta penjelasan terkait kesepakatan penjualan senjata yang dicapai November tahun lalu itu.

Partai Hijau Jerman selama ini menyuarakan keprihatinannya bahwa Indonesia, yang kerap dikritik karena sering melanggar HAM, akan menggunakan persenjataan buatan Jerman ini untuk menghadapi pengunjuk rasa dan etnis minoritas.

Pemerintah Indonesia sudah mengajukan keinginan untuk membeli tank-tank Jerman pada 2012 dalam kunjungan Kanselir Merkel ke Indonesia. Saat itu, Pemerintah Indonesia berjanji tidak akan menggunakan persenjataan ini untuk melawan rakyat.

Pemerintahan Merkel selalu menawarkan penjualan senjata ke negara-negara yang dianggap sebagai partner strategis. Beberapa negara yang juga membeli persenjataan Jerman adalah Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Internasional
Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Internasional
Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan 'Abang Tukang Bakso' untuk Jokowi

[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan "Abang Tukang Bakso" untuk Jokowi

Internasional
Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Internasional
Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Internasional
22 Hari 'Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

22 Hari "Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

Internasional
WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X