Kompas.com - 02/05/2013, 20:43 WIB
EditorErvan Hardoko

ISLAMABAD, KOMPAS.com - Dua buah sekolah yang akan digunakan sebagai tempat pemungutan suara (TPS) dalam pemilu Pakistan 11 Mei mendatang, hancur akibat bom.

Kedua sekolah yang hancur dibom itu adalah sebuah sekolah dasar dan sekolah menengah di desa Chattar, distrik Naseerabad, Provinsi Baluchistan.

"Kedua sekolah itu sebenarnya akan digunakan sebagai TPS pemilu 11 Mei dan kami duga kedua sekolah itu dibom karena digunakan untuk keperluan pemilu," kata kepala polisi setempat Tahir Allaudin, Kamis (2/5/2013).

Allauddin menambahkan tiga ruang kelas sekolah menengah porak poranda dan kedua ruangan sekolah dasar juga hancur lebur. Sejauh ini belum ada satu kelompokpun yang mengaku bertanggung jawab.

Aksi kekerasan terkait pemilu terus meningkat dalam beberapa hari terakhir ini. Bahkan sejak April lalu serangan bersenjata dan bom bunuh diri yang mengincar para politisi sudah menewaskan setidaknya 61 orang.

Dua hari lalu, seorang kandidat independen dari Baluchistan Abdul Fateh Magsi tewas setelah dia dan rombongannya terlibat baku tembak dengan polisi di sebuah pos pemeriksaan di dekat kota Jhal Magsi, sebelah selatan kota Quetta.
 

 

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X