Kompas.com - 26/03/2013, 07:36 WIB
|
EditorNasru Alam Aziz

JAKARTA, KOMPAS.com -- Pemerintah Siprus akhirnya setuju untuk menerima dana talangan dari Uni Eropa senilai 5,8 miliar euro bersyarat. Hal ini justru direspon oleh pasar saham di tingkat global.

Sebagaimana dikemukakan ekonom Samuel Sekuritas, Lana Soelistianingsih, syarat yang diajukan yaitu menyusutkan jumlah bank saat ini menjadi dua bank saja. Deposit di bawah 100.000 euro akan dipindahkan ke Bank of Cyprus, bank terbesar di Siprus sementara deposit di atas 100,000 euro yang tidak dilindungi lembaga penjamin simpanan akan dibekukan untuk menyelesaikan utang dan memperbaiki modal dari Popular Bank of Cyprus (Laiki).

Sebelumnya dana talangan ini diikuti dengan penetapan pajak untuk deposit di atas 100.000 euro, tetapi kebijakan tersebut kemungkinan tidak jadi diterapkan. Total deposit di Siprus mencapai 68 miliar dollar AS, sebesar 38 miliar dollar AS di antaranya tidak dijamin dan senilai 31 miliar dollar AS milik deposan Rusia.

"Pasar merespon negatif keputusan tersebut karena kebijakan ini bisa diterapkan di perbakan negara lain di zona euro yang terkena krisis," kata Lana, Selasa (26/3/2013) di Jakarta.

Investor dan pelaku pasar khawatir rencana restrukturisasi perbankan di Siprus akan memengaruhi jumlah simpanan di negara-negara lain di Eropa. Indeks Dow Jones melemah 0,44 persen ke level 14.447; Indeks S&P500 turun 0,33 persen ke level 1.551 dan Indeks Komposit Nasdaq melempem 0,30 persen ke level 3.235.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X