Lagi, Wartawan Dibunuh di Somalia

Kompas.com - 25/03/2013, 15:52 WIB
EditorErvan Hardoko

MOGADISHU, KOMPAS.com — Seorang wartawan radio perempuan tewas ditembak di ibu kota Somalia, Mogadishu, Senin (25/3/2013). Ini adalah serangan terbaru dari serangkaian pembunuhan wartawan di negeri yang dikoyak perang itu.

Korban penembakan kali ini adalah Rahmo Abubakir, jurnalis perempuan Radio Abduwaq, Mogadishu.

"Salah satu dari staf perempuan kami ditembak mati di Mogadishu," kata Direktur Radio Abduwaq, Abdikarin Ahmed.

"Kami belum mengetahui penyebab pembunuhan ini, kami masih sangat terkejut," lanjut Ahmed.

Sejumlah saksi mata mengatakan, beberapa laki-laki bersenjata menghampiri sang jurnalis, lalu menembakinya sebelum melarikan diri.

"Dua orang bersenjata pistol menembak seorang perempuan. Mereka menembak lima kali sebelum kabur," kata Abdi Moalin Shire, seorang saksi mata.

"Saat penembakan terjadi, ada seorang perempuan lain, tetapi si penembak membiarkannya. Perempuan itu berlari sambil berteriak minta tolong," kata saksi lainnya, Issa Mohamed.

Sepanjang 2012, sedikitnya 18 pekerja media tewas di Somalia. Jumlah ini meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Somalia juga tercatat sebagai negara dengan jumlah wartawan tewas terbanyak, setelah Suriah.

Rahmo Abdukadir adalah jurnalis ketiga yang tewas dibunuh tahun ini. Pada Januari lalu, seorang jurnalis Radio Shabelle, Mogadishu, juga tewas ditembak.

Seorang jurnalis lain tewas akibat bom bunuh diri di Mogadishu awal bulan ini. Namun, sejauh ini belum satupun tersangka terkait pembunuhan jurnalis ini ditahan.

Meski belum diketahui pasti dalang pembunuhan para jurnalis ini, tetapi berbagai aksi kekerasan seperti pembunuhan dan pengeboman kerap didalangi kelompok militan Al-Shabab.

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X