Kompas.com - 20/03/2013, 14:10 WIB
Penulis Riana Afifah
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com - Selama ini, masyarakat diberi kesempatan untuk melaporkan ke posko pengaduan apabila mendapati kecurangan dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN), terutama bocoran kunci jawaban. Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Ibnu Hamad, menegaskan bahwa Kemendikbud menjamin kerahasiaan dan keselamatan dari pelapor.

Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir akan adanya ancaman atau intimidasi dari pihak lain terkait aduan tersebut.

"Kami juga buka posko pengaduan. Pengaduan dijamin kerahasiaan dan keselamatannya," kata Ibnu saat Sidang Ajudikasi di Kantor Komisi Informasi Pusat (KIP), Jakarta, Selasa (19/3/2013).

Dalam kesempatan itu pula, Ibnu mengemukakan harapan agar Indonesia Corruption Watch (ICW) dapat ikut bekerja sama dengan pihak kementerian untuk posko pengaduan ini sehingga penelusuran terhadap data aduan tersebut bisa dilakukan bersama dan solusi yang diambil juga sesuai bagi semua pihak.

"Kami berharap dapat bekerja sama dengan ICW juga untuk mencari solusi dari dugaan kecurangan UN ini," jelas Ibnu.

Peneliti ICW, Febri Hendri, memang mengatakan bahwa selama ini para saksi dari tindak kecurangan pelaksanaan UN ini memilih untuk tidak bersuara karena adanya intimidasi dari pihak lain. Akibatnya aksi kecurangan dalam penyelenggaraan UN terus berjalan termasuk bocornya kunci jawaban yang kemudian menyebar.

"Yg ngaduin kecurangan malah dapat intimidasi balik. Ini perlu diatasi supaya dapat dukungan balik," ujar Febri.

 

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X