Kompas.com - 19/03/2013, 11:58 WIB
EditorErvan Hardoko

TOKYO, KOMPAS.com - Listrik di pembangkit nuklir Fukushima mengalami kegagalan, menyebabkan gangguan sistem pendingin bagi kolam pembuangan bahan bakar.

Sebuah pernyataan dari Tepco selaku operator pembangkit mengatakan bahwa penyebab kegagalan listrik yang dimulai pukul 18:57 Senin (18/3/2013) masih diperiksa.

Bagaimanapun Tepco menyebut insiden tersebut tidak menimbulkan bahaya mengingat perlu empat hari bagi kolam terpanas untuk melampaui batas aman.

"Kami mencoba untuk mengembalikan daya sejak saat itu,'' kata juru bicara Tepco, Kenichi Tanabe.

Suhu di kolam terpanas, di Unit 4, mencapai 30,5 derajat Celsius pada Selasa pagi, kata Tepco, masih di bawah batas bahaya 65 derajat.

Dua kolam lainnya di Unit 1 dan 3 memiliki suhu yang lebih rendah dan bahkan masih jauh untuk melampaui batas aman.

Sebuah kolam penyimpanan lainnya juga terpengaruh, demikian laporan kantor berita Jepang, NHK

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sistem Cadangan

Kolam pembuangan menyimpan bahan bakar yang berasal dari reaktor nuklir. Kolam tersebut mendinginkan bahan bakar - yang menghasilkan panas yang hebat - dan menyediakan tameng dari radiasi. Limbah bahan bakar ini tetap akan disimpan di kolam selama setahun atau lebih.

Tidak ada ancaman pelepasan radiasi dalam insiden kali ini. Tetapi jika air pendingin tidak disimpan dalam tenggat waktu, ada kemungkinan air di dalam kolam mulai mendidih.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.