Turis Swiss Jadi Korban Kekerasan

Kompas.com - 17/03/2013, 01:51 WIB
Editor

Bhopal, Sabtu - Seorang turis perempuan asal Swiss menjadi korban terakhir dari deretan kekerasan seksual dan pemerkosaan di India. Polisi Negara Bagian Madhya Pradesh, India, Sabtu (16/3), mengatakan, perempuan itu diserang dan diperkosa sedikitnya tujuh pria di sebuah desa.

Pejabat kepolisian setempat, SM Afzal, mengatakan, perempuan berusia sekitar 40 tahun itu berwisata bersama suaminya menggunakan sepeda di Madhya Pradesh. Mereka dalam perjalanan menuju ke Taj Mahal di Agra. Mereka berhenti dan mendirikan kemah di sebuah desa.

”Korban, yang berasal dari Swiss, mendirikan tenda untuk menginap. Saat itulah serangan terjadi,” ujar Afzal.

Laporan polisi menyebutkan, pelaku yang berjumlah tujuh atau delapan orang menyerang pasangan itu dengan tongkat. Mereka mengikat sang suami, kemudian memerkosa istrinya secara bergiliran. Mereka juga mencuri uang senilai 10.000 rupee (sekitar Rp 1,8 juta) dan mengambil telepon genggam korban. Korban lalu dibawa ke rumah sakit di Gwalior, 342 kilometer dari Bhopal, ibu kota Madhya Pradesh.

Pejabat kepolisian Bhopal MS Dhodee mengatakan, korban sadar dan melaporkan kejadian itu kepada polisi. Tak dijelaskan kondisi terakhir korban dan kapan tepatnya insiden itu terjadi. ”Laporan pemerkosaan telah dibuat dan dilakukan oleh tujuh pria yang belum dapat diidentifikasi,” ujar Dhodee.

Kementerian Luar Negeri Swiss di Geneva dalam pernyataan tertulis menyatakan telah mengetahui kasus tersebut dan menghormati kerahasiaan korban. ”Perwakilan kami di India sudah berhubungan dengan pejabat setempat,” demikian pernyataan tersebut.

Pemimpin kubu oposisi Madhya Pradesh, Ajay Singh, mengatakan, insiden itu memperburuk citra Madhya Pradesh di dunia internasional.

Pada tahun 2003, perempuan diplomat berusia 36 tahun diculik di tempat parkir auditorium terkenal di New Delhi. Ia dilarikan dua pria dan diperkosa, kemudian dibebaskan tak jauh dari lokasi kejadian. Hingga kini, tak satu pun tersangka penculikan itu dibawa ke pengadilan.

Keselamatan perempuan di India menjadi keprihatinan menyusul sejumlah kekerasan seksual beberapa bulan terakhir. Aktivis hak asasi manusia mengklaim, ribuan perempuan menjadi korban setiap tahun.

Kasus terbesar adalah pemerkosaan yang menimpa mahasiswi fisioterapi di New Delhi, Desember lalu, yang menewaskan korban. Salah satu tersangka, Ram Singh, ditemukan tewas tergantung di selnya pada Senin lalu. Polisi menduga dia bunuh diri.

Pemerintah India berusaha memperberat hukuman bagi pemerkosa. Undang-undang terbaru yang diloloskan kabinet India, pekan lalu, mengancam pemerkosa dengan penjara minimal 20 tahun serta hukuman mati jika korban meninggal atau lumpuh. (AP/AFP/Reuters/was)



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X