Xi Jinping "Terpilih" Jadi Presiden Baru China - Kompas.com

Xi Jinping "Terpilih" Jadi Presiden Baru China

Kompas.com - 14/03/2013, 11:44 WIB

BEIJING, KOMPAS.com - Xi Jinping, Kamis (14/3), menjadi presiden baru China setelah sebuah pemungutan suara dalam pertemuan parlemen di Beijing.

"Sekarang saya mengumumkan rekan Xi Jinping terpilih sebagai presiden Republik Rakyat China," kata Liu Yunshan, seorang pejabat tinggi Partai Komunis China yang berkuasa, yang memimpin sidang pemilihan di Kongres Rakyat Nasional (KRN).

Empat bulan lalu Xi menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Komunis. Jabatan sebagai sekjen partai itu lazimnya merupakan anak tangga terakhir menuju kursi kepresidenan di negara dengan populasi terpadat di dunia itu. Xi menggantikan Hu Jintao setelah pemungutan suara formal yang diikuti sekitar 3.000 perwakilan di KRN

Li Keqiang akan menjadi perdana menteri, menggantikan Wen Jiabao yang mundur sebagai bagian dari perubahan kepemimpinan. Perubahan kepemimpinan itu mencakup perubahan jumlah anggota Komite Tetap Politbiro yang secara tradisional sembilan menjadi tinggal tujuh orang.

Saat membuka KRN pekan lalu, Wen mendesak para delegasi untuk "bersatu dan bekerja keras demi menyelesaikan pembangunan masyarakat yang sejahtera dalam segala hal dan mencapai reformasi besar bangsa China," demikian menurut laporan kantor berita yang dikelola negara, Xinhua.

Sejak kongres itu diselenggarakan pada 5 Maret, ribuan pejabat China telah mengadakan serangkaian pertemuan untuk membahas struktur departemen negara dan target di masa depan. Pada hari pertama, Wen mengumumkan negara itu ingin mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi 7,5 persen tahun ini. Sejumlah upaya akan dilakukan untuk menjaga inflasi harga barang konsumen sekitar 3,5 persen. Sembilan juta lapangan kerja baru akan diciptakan dengan tujuan untuk menjaga tingkat pengangguran di perkotaan di tidak lebih dari 4,6 persen.

Dalam KRN itu, diumumkan bahwa Beijing akan memperkuat kekuasan Badan Pengobatan dan Pangan Negara di tengah kekhawatiran kesehatan yang meluas atas keselamatan makanan, seperti susu yang tercemar dan skandal susu bayi, lapor Xinhua. Masalah kualitas air juga menjadi jelas selama kongres, menyusul ditemukannya hampir 6.000 bangkai babi di sungai Shanghai. Hal itu meningkatkan kekhawatiran warga lokal tentang keamanan air minum di kota itu.


EditorEgidius Patnistik

Terkini Lainnya

Gara-gara Pakan Ayam, Polisi Sukses Tangkap Maling Motor Ini

Gara-gara Pakan Ayam, Polisi Sukses Tangkap Maling Motor Ini

Regional
Pipa Bocor di Puri Kembangan Jakbar, Air Menyembur ke Jalanan

Pipa Bocor di Puri Kembangan Jakbar, Air Menyembur ke Jalanan

Megapolitan
Ambil S-1 di Belanda? Kuliah di Minggu Pertama Langsung 'Nge-gas'!

Ambil S-1 di Belanda? Kuliah di Minggu Pertama Langsung "Nge-gas"!

Edukasi
Saudi Dilaporkan Siksa dan Lecehkan Aktivis Perempuan

Saudi Dilaporkan Siksa dan Lecehkan Aktivis Perempuan

Internasional
Beda Sikap Gubernur dan Ketua DPRD DKI soal Pembangunan Stadion BMW

Beda Sikap Gubernur dan Ketua DPRD DKI soal Pembangunan Stadion BMW

Megapolitan
Berandalan Bermotor Sukabumi Terlibat Bentrokan, Dihukum Bersihkan Tugu Adipura

Berandalan Bermotor Sukabumi Terlibat Bentrokan, Dihukum Bersihkan Tugu Adipura

Regional
5 Fakta Tewasnya CLP di Indekos Mampang: Ditemukan di Lemari hingga Luka di Kepala...

5 Fakta Tewasnya CLP di Indekos Mampang: Ditemukan di Lemari hingga Luka di Kepala...

Megapolitan
Menko PMK Pastikan Pembangunan Rumah Korban Gempa Berjalan Lancar

Menko PMK Pastikan Pembangunan Rumah Korban Gempa Berjalan Lancar

Nasional
Kuliah di Belanda Jangan Gampang 'Baper', Tahu Sebabnya?

Kuliah di Belanda Jangan Gampang "Baper", Tahu Sebabnya?

Edukasi
Berniat Menjemput Suami di Malaysia, Seorang Ibu Meninggal Usai Melahirkan di Kapal

Berniat Menjemput Suami di Malaysia, Seorang Ibu Meninggal Usai Melahirkan di Kapal

Regional
5 Turis India yang Mengemis dan Meramal di Nunukan Tak Bisa Bahasa Indonesia

5 Turis India yang Mengemis dan Meramal di Nunukan Tak Bisa Bahasa Indonesia

Regional
Trump: Kasus Pembunuhan Khashoggi Tak Pengaruhi Hubungan AS-Saudi

Trump: Kasus Pembunuhan Khashoggi Tak Pengaruhi Hubungan AS-Saudi

Internasional
Menko PMK Ungkapkan Potensi Besar Pariwisata Sumbawa Barat

Menko PMK Ungkapkan Potensi Besar Pariwisata Sumbawa Barat

Nasional
Prioritas Demokrat dan SBY yang Baru Turun Gunung Bulan Maret untuk Prabowo

Prioritas Demokrat dan SBY yang Baru Turun Gunung Bulan Maret untuk Prabowo

Nasional
Video Momen 30 Detik Saat Jokowi Dipeluk Erat Seorang Nenek

Video Momen 30 Detik Saat Jokowi Dipeluk Erat Seorang Nenek

Regional

Close Ads X