Kompas.com - 08/03/2013, 13:09 WIB
EditorEgidius Patnistik

CARACAS, KOMPAS.com  Para pejabat Venezuela mengatakan, sekitar 55 pemimpin dunia akan menghadiri upacara pemakaman kenegaraan Presiden Hugo Chavez, Jumat (8/3/2013), termasuk pejabat dari Kuba, Iran, dan Belarus.

Pemimpin sementara negara itu, Nicolas Maduro, mengatakan, para kepala negara atau pemerintahan dari negara-negara Afrika, Asia, Eropa, Amerika Latin, dan Karibia telah memastikan kehadiran mereka dalam upacara militer di Akademi Militer Caracas pada pukul 15.30 GMT (atau 22.30 WIB).

Chavez membina hubungan dekat dengan beberapa pemimpin anti-AS selama 14 tahun pemerintahan sosialisnya. Ia antara lain menjalin hubungan dengan pemimpin seperti Presiden Suriah Bashar al-Assad, Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad, dan mendiang pemimpin Libya Moamar Khadafy.

Sekutu terdekatnya, Presiden Kuba Raul Castro, merupakan pemimpin paling akhir yang tiba di Caracas pada hari Kamis untuk melakukan penghormatan kepada pemimpin sosialis yang menjual minyaknya dengan harga murah demi menjaga rezim komunis itu tetap bertahan. Castro akan disusul oleh dua musuh AS lainnya, Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad dan orang kuat Belarus Alexander Lukashenko, pada Kamis malam. Hampir semua pemimpin Amerika Latin akan hadir pada upacara itu, termasuk Presiden Brasil Dilma Rousseff dan pendahulunya Luiz Inacio Lula da Silva, Presiden Ekuador Rafael Correa, dan Presiden Bolivia Evo Morales.

Negara-negara Uni Eropa mengirimkan para pejabat lebih rendah, sementara Amerika Serikat diperkirakan tidak akan diwakili oleh pejabat senior.

Spanyol mengirimkan ahli waris takhtanya, Pangeran Felipe. Perancis mengirim Menteri Luar Negeri Victorin Lurel. Ke 27 negara Uni Eropa akan diwakili oleh ketua delegasinya di Caracas.

Maduro mengatakan, Rusia telah mengirimkan Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov, tetapi dia tidak mencatat semua pemimpin yang sedang dalam perjalanan.

Chavez, yang meninggal karena kanker pada usia 58 tahun, Selasa lalu, disemayamkan di negaranya sejak Rabu. Pemerintah negara itu mengatakan, jenazahnya akan dipindahkan pada Jumat ini ke barak militer di mana ia merencanakan kudeta yang gagal pada 1992. Hugo Chavez akan dibalsam agar bisa dilihat "selamanya".

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.