Kompas.com - 01/03/2013, 20:52 WIB
EditorErvan Hardoko

GAZA CITY, KOMPAS.com — Tembakan tank Israel melukai tiga warga Palestina di dekat perbatasan Gaza dan Israel, Jumat (1/3/2013).

"Tiga petani, semuanya berusia sekitar 20-an, terluka cukup parah karena tembakan tank Israel. Mereka dibawa ke rumah sakit Shifa di Gaza City," kata juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina, Ashraf al-Qudra.

"Mereka sedang bekerja di ladang di kawasan timur kamp pengungsi El-Bureij saat terkena tembakan," tambah Al-Qudra.

Seorang juru bicara Angkatan Darat Israel mengatakan mendengar kabar soal ledakan itu. Namun, dia mengatakan ledakan itu kemungkinan adalah "kecelakaan kerja" atau bom yang ditinggalkan oleh warga Palestina dan bukan akibat tembakan militer Israel.

"Ini membuktikan militan Gaza masih terus bekerja," kata juru bicara itu.

Di bawah perjanjian gencatan senjata November tahun lalu antara Israel dan Hamas, warga Palestina diperbolehkan menggarap tanah subur di daerah penyangga 100 meter dari pagar perbatasan.

Saat itu Israel mengatakan, tentaranya akan menembak semua warga Palestina yang berjarak kurang dari 100 meter dari perbatasan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.