Kompas.com - 14/02/2013, 20:14 WIB
EditorErvan Hardoko

SEOUL, KOMPAS.com - Para ahli Korea Selatan mengatakan mereka tidak mendeteksi isotop radioaktif dari uji coba nuklir Korea Utara, yang menghambat upaya mengakses peralatan yang digunakan.

Delapan sampel sudah dianalisa dan tidak ditemukan kandungan radioaktif, seperti dinyatakan Komisi Keamanan dan Keselamatan Nuklir Korea Selatan.

Jika ditemukan -khususnya gas xenon- maka akan bisa membantu para ahli untuk memastikan apakah uji coba menggunakan peralatan berbasis plutonimun atau uranium.

Tak lama setelah uji coba nuklir Korea Utara berlangsung, pesawat terbang dan kapal Korea Selatan langsung dikerahkan untuk mengumpulkan sampel. Jepang juga langsung menerbangkan pesawatnya untuk tujuan yang sama.

"Dua hari setelah uji coba nuklir Korea Utara, komisi telah menyelesaikan analisis atas delapan sampel dan tidak ada isotip radioaktif yang ditemukan hingga pukul 15.00 Kamis," tulis pernyataan komisi.

Ditambahkan bahwa tidak ada juga perubahan yang tercatat dalam 122 sistem pemantau radiasi yang tersebar di Korea Selatan.

Pengumuman ini muncul bersamaan dengan berlangsungnya latihan militer Korea Selatan di kawasan perbatasan, Kamis 14 Februari.  

Diduga Melibatkan Uranium

Korea Utara pada Selasa 12 Februari megatakan telah melaksanakan uji coba nuklir bawah tanah, yang menurut mereka lebih kecil dari yang sebelumnya namun dengan daya ledak lebih kuat.

Getaran seismik yang dipicu oleh uji coba di lokasi Punggye-ri itu dideteksi di beberapa negara.

Halaman:
Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.