Kompas.com - 31/01/2013, 15:22 WIB
EditorErvan Hardoko

BEIJING, KOMPAS.com - Sebuah pengadilan di Prefektur Aba di Provinsi Sichuan, China, Kamis (31/1/2013), memutuskan dua orang warga Tibet terlibat pembunuhan karena dianggap mendorong orang lain untuk melakukan aksi bakar diri.

Kedua warga Tibet itu Lorang Konchok (40) dijatuhi hukuman mati dengan penangguhan selama dua tahun. Sedangkan keponakannya, Lorang Tsering (31) dijatuhi hukuman penjara 10 tahun. Keduanya dianggap mendorong delapan orang melakukan aksi bakar diri tahun lalu. Tiga orang di antaranya meninggal dunia. Demikian laporan Xinhua.

Dalam sistem hukuman China, penagguhan hukuman mati biasanya sama dengan hukuman penjara seumur hidup.

Kasus ini duyakini sebagai pengadilan kasus bakar diri pertama di China. Selain itu, pengadilan ini merupakan tanda bahwa Beijing merespon dengan keras atas terus meningkatnya angka aksi bakar diri warga Tibet.

Pemerintah China akhrnya mengkriminalkan baik pelaku unjuk rasa dan pendukungnya. Putusan pengadilan ini sekaligus menegaskan klaim Beijing bahwa aksi unjuk rasa warga Tibet bukan keinginan warga sendiri melainkan mendapat dorongan dari kekuatan-kekuatan di luar negeri.

Sejak 2009, sebanyak hampir dari 100 orang dari kalangan ?biarawan, biarawati dan orang biasa sudah melakukan aksi bakar diri. Aksi ini dilakukan untuk menuntut kebebasan beragama dan pengembalian pemimpin Tibet di pengasingan, Dalai Lama.'

Awal bulan ini, Xinhua melaporkan bahawa  kepolisian Provinsi Qinghai menahan seorang biarawan Tibet yang mencoba melakukan aksi bakar diri November lalu dan seorang laki-laki Tibet yang dianggap mendorong sang biarawan untuk melakukan aksinya. Laki-laki itu ditahan dengan tuduhan membahayakan keamanan warga dan pembunuhan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.