Kompas.com - 23/01/2013, 12:13 WIB
EditorEgidius Patnistik

Harry terbang keluar dari Afganistan, Senin malam. Ia meninggalkan sekitar 9.500 pasukan Inggris yang masih berperang dalam konflik yang telah berlangsung 11 tahun di Afganistan. Perang itu dimulai untuk mengusir Taliban sebagai bagian dari perang global melawan terorisme dan kini telah menyebabkan 440 prajurit Inggris tewas dan ribuan lainnya cedera.

Dalam wawancara itu, Harry mengakui telah membunuh para pejuang Taliban, serta menyoroti kesamaan antara game komputer dan terbang dalam misi helikopter Apache.

Zabihullah Mujahid, juru bicara Taliban, menggambarkan Harry sebagai "pengecut". Mujahid mengatakan, "Ada 49 negara dengan militer mereka yang kuat gagal dalam perang melawan para mujahidin. Dan sekarang pangeran itu datang dan membandingkan perang ini dengan permainannya, PlayStation, atau apa pun ia menamainya. Ini sebuah perang serius, perang bersejarah, perlawanan bagi kami, bagi rakyat kami. Namun, kami tidak menganggap serius komentarnya karena sebagaimana kita semua lihat dan dengar bahwa para tentara asing, penjajah yang datang ke Afganistan, mengalami beberapa jenis masalah mental dalam perjalanan pulangnya."

Dia menambahkan, "Kami selalu ingin menangkap atau membunuh pangeran itu, tapi ia sebagian besar berada di dalam, aman, dan di tempat-tempat bawah tanah yang dijaga."

Seorang komandan senior Inggris di Helmand, sebagaimana dikutip pada Rabu pagi, mengatakan, komentar Harry menunjukkan kurangnya rasa hormat bagi mereka yang mempertaruhkan nyawanya di Afganistan. "Ini bukan permainan," katanya. "Ini sangat, sangat nyata."

Mantan perwira Charles Heyman menyatakan, kata-kata sang pangeran mungkin telah menempatkan dirinya pada risiko serangan balasan. "Keluarga kerajaan semua jadi target, dan dia sekarang mungkin menjadi target utama," katanya. "Tapi, dia bisa hidup dengan itu. Dia seorang tentara, dia tahu apa yang dia lakukan."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.