Kompas.com - 20/01/2013, 01:44 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Menteri Pertahanan Perancis Jean-Yves Le Drian mengatakan selama delapan hari sejak menyatakan intervensi militer, Perancis sudah mengirimkan 2.000 serdadu ke Mali. Perancis masih memfokuskan diri membantu pasukan Mali memerangi kelompok pemberontak Islamis di kawasan utara negeri itu, tulis AFP pada Sabtu (19/1/2013).

Sebelumnya, media massa melaporkan kalau Perancis sudah menyetor 2.500 tentara ke Mali. "Saya katakan, Perancis mengirim 2.000 tentara,"kata Le Drian menegaskan.

Menurut Le Drian, lantaran bantuan Perancis, pasukan Mali berhasil mengambil kembali penguasaan atas kota Konna. Topi, pasukan Perancis dan Mali juga mendapat perlawanan pemberontak di Diabali, sekitar 360 kilometer timur laut Bamako, ibu kota Mali.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Perancis Laurent Fabius hadir dalam pertemuan Komunitas Ekonomi Negara-negara Afrika Barat (Ecowas) di Pantai Gading untuk mempercepat pengiriman pasukan internasional pimpinan negara Afrika. Misi ini dikenal dengan nama (Afisma).

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X