Kompas.com - 13/01/2013, 10:27 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com — Pemerintahan Presiden AS Barack Obama membatalkan ide mencetak koin platinum bernilai 1 triliun dollar AS. Awalnya, tulis AP pada Sabtu (12/1/2013), rencana itu untuk mendongkrak pendapatan negara. Rencana itu juga dipakai untuk menghindarkan AS dari plafon utang. Andai koin platinum itu jadi terwujud, Pemerintah AS tak perlu berutang bulan depan.

Ide koin platinum berangkat dari usulan pemenang Nobel Bidang Ekonomi Paul Krugman. Menurut hematnya, koin itu nanti disimpan sebagai jaminan Pemerintah AS.

Sampai dengan 31 Desember 2012, limit utang Pemerintah AS sudah mencapai 16,4 triliun dollar AS. Angka itu terbilang amat besar. Problem yang muncul kemudian adalah bagaimana Pemerintah AS membayar utang tersebut di tengah-tengah belum pulihnya perekonomian negara.

Kubu Demokrat dan Republik memang belum mampu menghindarkan AS dari penerapan jurang fiskal alias kombinasi kenaikan pajak dengan pemotongan belanja pemerintah. Ke depan, soal batas utang pemerintah akan menjadi topik argumentasi kedua kubu.

Platinum menjadi bahan mata uang termahal di dunia. Andai mewujudkan koin platinum itu, Pemerintah AS mesti merogoh kocek lebih dalam untuk biaya pembuatan. Belum lagi, jumlah platinum yang mesti tersedia untuk pencetakan koin tersebut.

 

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X