Kompas.com - 10/01/2013, 20:24 WIB
EditorErvan Hardoko

ISLAMABAD, KOMPAS.com - Sebuah bom menghancurkan kendaraan milik Pasukan Paramiliter Frontier Corps Pakistan di kota Quetta, Kamis (10/1/2013), menewaskan 11 orang dan melukai puluhan orang lainnya.

"Personel Frontier Corps menjadi target serangan ini karena bom itu dipasang di bawah mobil mereka," kata seorang perwira polisi, Hamid Shakeel.

Quetta adalah ibu kota Provinsi Baluchistan, salah satu wilayah paling bergolak di Pakistan. Di provinsi ini kerap terjadi serangan kelompok militan Islam, kelompok separatis dan kekerasan sektarian.

"Dari informasi yang kami dapatkan, 11 orang tewas dan 27 lainnya terluka. Setelah melakukan penyelidikan kami bisa memastikan peledak apa yang digunakan dalam serangan ini," kata Kepala Kepolisian Quetta. Mir Zubair Mehmood.

Allah Dad, seorang pedagang selimut dan tas mengatakan dia mendengar ledakan yang sangat keras.

"Saya keluar dari toko dan melihat asap gelap membubung. Saya sangat ketakutan dan saya melihat banyak orang berteriak panik. Banyak mayat bergelimpangan dan orang yang terluka berteriak minta tolong," ujarnya.

Anggota pasukan penjinak bom Abdul Razak mengatakan bom itu memiliki berat 20-25 kg dan diledakkan menggunakan remote control.

Serangan ini adalah yang terburuk di Baluchistan sejal sebuah bom mobil menewaskan 19 peziarah Syiah yang tengah dalam perjalanan menuju Iran di Distrik Mastung, 30 Desember 2012.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.