Inggris Siap Berperang dengan Argentina demi Falkland

Kompas.com - 07/01/2013, 12:09 WIB
EditorEgidius Patnistik

LONDON, KOMPAS.com — Perdana Menteri Inggris David Cameron, Minggu (6/1), mengatakan, Inggris siap berperang dengan Argentina untuk mempertahankan Kepulauan Falkland di Atlantik Selatan jika hal itu memang diperlukan. Ia menegaskan kesiapan itu dalam menghadapi muncul kembalinya retorika Argentina soal nasib kepulauan tersebut.

Cameron mengatakan, Inggris punya "pertahanan kuat" di kepulauan itu dan sejumlah pasukan serta jet tempur cepat sudah ditempatkan di sana.

Presiden Argentina Cristina Kirchner minggu lalu mengatakan bahwa Argentina dipaksa Inggris untuk menyerahkan Kepulauan Falkland dalam "sebuah pertempuran kolonialisme abad ke-19" dan meminta kepulauan itu diserahkan kembali ke Argentina.

Cameron menegaskan, dirinya sudah bersikap "sangat jelas" bahwa Inggris akan mempertahankan kepulauan itu dengan kekuatan militer. Dalam sebuah wawancara dengan BBC TV, Cameron mengatakan, "Saya mendapat laporan rutin terkait dengan masalah itu karena saya ingin memastikan pertahanan kita kuat."

Saat ditanya apakah Inggris siap berperang untuk mempertahankan kepulauan itu?  Cameron menjawab, "Tentu saja, dan kita memiliki pertahanan yang kuat di Kepulauan Falkland. Itulah kunci utamanya, bahwa kita punya jet-jet tempur cepat yang ditempatkan di sana, kita punya pasukan yang ditempatkan Falkland."

Kementerian Luar Negeri Argentina langsung meradang dengan pernyataan Cameron itu. Kementerian itu menyoroti sifat "agresif kata-kata Perdana Menteri Inggris" tersebut dan menekankan tuntutannya agar London menghormati resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa yang meminta kedua belah pihak menggelar dialog terkait dengan sengketa tersebut.

Cameron minggu lalu mengatakan, 3.000 penduduk di Kepulauan Falkland, yang oleh Argetina disebut Malvinas, punya keinginan kuat untuk tetap menjadi warga Inggris dan memiliki kesempatan untuk mengekspresikan pandangan mereka dalam sebuah referendum terkait dengan status politik mereka pada Maret mendatang. Penduduk kepulauan itu diperkirakan akan tetap memilih untuk melanjutkan proses integrasi dengan Inggris.

Data sensus yang dirilis pada September menunjukkan, 95 persen warga menganggap dirinya sebagai penduduk Falkland, Inggris, atau Santa Helena, sebuah wilayah persemakmuran Inggris lain di Atlantik Selatan.

Argentina menginvasi Falkland tahun 1982, yang memaksa Perdana Menteri Inggris ketika itu, Margaret Thatcher, mengirimkan armada maritim guna merebut kembali kepulauan itu dalam sebuah perang yang menewaskan 225 tentara Inggris dan 649 tentara Argentina.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X