Kompas.com - 20/12/2012, 12:42 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Dua maskapai penerbangan domestik Nepal, Guna dan Agni berada di tubir kebangkrutan lantaran kehabisan uang untuk membiayai operasionalisasi. Keduanya juga memiliki bertumpuk utang.

Menurut warta Xinhua pada Kamis (20/12/2012), Guna menawarkan diri untuk dijual. Sementara, Agni berupaya kuat untuk bangkit dari masalah finansial.

Chief Executive Guna Airlines Rajendra Shakya mengatakan pihaknya menawarkan harga 6,47 juta dollar AS kepada para calon investor. "Pembicaraan dengan investor tengah berlangsung,"katanya tanpa memerinci.

Sementara, pemimpin Agni Air Sudhir Basnet mengatakan gara-gara kesalahan pengelolaan, pihaknya pernah mencoba menjual perusahaan. Hasilnya, tidak ada yang berminat. "Dana yang ada pada kami untuk pengelolaan sehari hari tinggal 20.000 dollar AS,"kata Basnet.

Agni Air lebih tua tiga tahun ketimbang Guna Airlines. Sementara, Guna Airlines didirikan pada 2009.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.