Kompas.com - 19/12/2012, 10:09 WIB
EditorEgidius Patnistik

Akan tetapi, pangsa pasar Inggris dalam menangkap pengunjung China ini masih lebih rendah ketimbang tetangganya di Eropa, seperti Perancis. Perancis menjadi magnet dan menarik hampir 1 juta turis dari China tahun lalu. ”Kami menyadari, pesaing kami di Eropa lebih baik. Kami benar-benar ingin menangkap peluang dari pengunjung China,” kata Yates.

Sistem pemberian visa Inggris menjadi salah satu kambing hitam dari kurangnya wisatawan ini. Para turis China itu dapat masuk ke 26 negara Eropa dengan visa tunggal Schengen. Sementara kunjungan ke Inggris memerlukan visa terpisah dengan biaya tambahan.

Menteri Dalam Negeri Inggris menyatakan, pemerintah akan memperluas aplikasi visa secara online dan membuat formulir visa dalam bahasa Mandarin.

Menurut manager marketing Landmark Hotel London, Yang-Ping Mew, selain menyediakan sarapan bubur dan dim sum, hotel itu juga menyediakan kamar-kamar khusus di lantai dengan angka yang dianggap membawa hoki, seperti lantai 3 dan 8. ”Orang China sangat percaya takhayul,” kata Mew.

Banyak kesempatan untuk meraih untung dari wisatawan China ini. (AFP/Joe)

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:
Baca tentang


    25th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X