Kompas.com - 08/12/2012, 13:31 WIB
EditorErvan Hardoko

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden AS Barack Obama meminta Kongres menyetujui pengucuran dana sebesar 60 miliar dollar AS atau Rp 576 triliun untuk pembiayaan pemulihan pasca-bencana Badai Sandy beberapa waktu lalu.

Namun, permintaan Obama ini harus terlebih dahulu disetujui parlemen yang didominasi Partai Republik dan Senat yang dikuasai Partai Demokrat. Jika kedua institusi itu setuju dengan permintaan itu maka barulah dana bisa dicairkan.

Permintaan Obama ini diramalkan bakal dipersulit di Kongres yang para konservatif keuangan berkumpul dan menentang belanja negara yang lebih besar.

Tim Presiden Obama yakin permohonan ini akan disetujui karena permintaan ini terkait kebutuhan darurat terkait bencana alam yang tak terduga. Permintaan pengucuran anggaran untuk keperluan semacam ini dilindungi undang-undang tanggap bencana AS.

Meski permohonan dana yang diajukan lebih kecil dari kerugian yang diderita Negara Bagian New Jersey dan New York yang diperkirakan mencapai 80 miliar dollar AS itu, tetap membuat gubernur di kedua negara bagian itu mengucapkan terima kasihnya atas upaya Obama.

Gubernur New York Andrew Cuomo dan Gubernur New Jersey Chris Christie mengucapkan apresiasinya atas komitmen Obama membantu pemerintah negara bagian menghadapi bencana yang menghantam AS pada 29 Oktober lalu.

Kedua gubernur ini mengatakan dana yang akan diberikan pemerintah Washington DC sangat berguna untuk upaya mitigasi, pencegahan dan perlindungan wilayah kota dari bencana alam seperti Badai Sandy.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X