Kompas.com - 07/12/2012, 20:20 WIB
EditorErvan Hardoko

GAZA CITY, KOMPAS.com - Pemimpin Hamas di pengasingan, Khaled Meshaal tiba untuk pertama kalinya di Jalur Gaza, Jumat (7/12/2012). Meshaal langsung mencium tanah begitu menjejakkan kakinya di Gaza dan berkata ingin meninggal sebagai martir di wilayah Palestina.

"Saya harap Tuhuan akan menjadikan saya martir tanah Palestina di Gaza," kata Meshaal.

Meshaal tiba di Gaza dengan iring-iringan tujuh kendaraan dari Mesir. Setelah melintasi perbatasan Meshaal keluar dari mobil dan langsung memeluk PM Hamas, Ismail Haniya.

Kedatangan Khaled Meshaal ini disambut meriah di Jalur Gaza. Bendera Palestina berwarna merah, hijau, putih dan hitam berkibar di seluruh Gaza. Apalagi kedatangan Meshaal bertepatan dengan hari jadi Hamas ke-25.

Dalam kunjungannya ke Jalur Gaza ini,  Meshaal didampingi wakilnya  Mussa Abu Marzuk dan sejumlah petinggi Hamas lainnya. Tak lama setelah tiba di Gaza, Meshaal langsung dibawa melihat bangkai mobil komandan militer Hamas, Ahmed Jaabari yang hancur dibom Israel. Mobil itu didatangkan ke Rafah khusus untuk kunjungan istimewa Meshaal ini.

Keamanan sangat ketat di Jalur Gaza. Anggota sayap militer Hamas Ezzedine al-Qasam nampak terlihat di mana-mana membawa senapan serbu Kalashnikov mengawal Khaled Meshaal.

"Ini adalah kali pertama saya di Palestina dalam 37 tahun terakhir," kata Meshaal yang lahir di sebuah desa di Tepi Barat namun harus tinggal di pengasingan bersama keluarganya usai Perang Enam Hari 1967.

"Hari ini adalah kelahiran ketiga saya," tambah Meshaal kepada wartawan dalam sebuah konferensi pers singkat.

Kelahiran keduanya, kata Meshaal, adalah saat dia lolos dari upaya pembunuhan Israel di Jordania 1997.

Selama kunjungan empat hari di Gaza ini, Khaled Meshaal dijadwalkan bertemu dengan sejumlah faksi Palestina termasuk korban-korban dari konflik melawan Israel bulan lalu.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.