Hari Ini, Jasad Yasser Arafat Diangkat

Kompas.com - 27/11/2012, 13:17 WIB
EditorErvan Hardoko

RAMALLAH, KOMPAS.com — Salah satu teka-teki terbesar di Timur Tengah bisa saja terungkap saat sisa jasad mantan pemimpin Palestina, Yasser Arafat, diangkat dari makamnya, Selasa (27/11/2012).

Pengangkatan jasad Arafat ini dilakukan untuk membuktikan kecurigaan bahwa Arafat meninggal dunia akibat diracun.

Para hakim Perancis yang bertanggung jawab atas investigasi ini sudah tiba di Ramallah, Tepi Barat, pada Minggu (25/11/2012). Di kota inilah musoleum Arafat didirikan di kompleks Mugataa, tempat Arafat dulu memimpin dan kini menjadi markas Presiden Mahmud Abbas.

Nantinya, tim ilmuwan internasional akan mengambil contoh jaringan dari sisa jasad Arafat untuk melakukan tes polonium, unsur langka yang mengandung radioaktif yang diduga digunakan para agen Israel untuk meracuni Arafat.


"Kami memiliki bukti yang menunjukkan bahwa Arafat diracuni Israel. Mengangkat jenazah ini memang menyakitkan. Namun, ini diperlukan untuk mencari kebenaran penyebab kematian Presiden Yasser Arafat," kata Kepala Komiter Investigasi Palestina, Tawfiq al Tirawi.

Yaser Arafat, pemimpin Fatah dan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), meninggal dunia pada 2004. Sebelumnya, dia sempat dirawat di Paris, Perancis, dan pada saat meninggal para dokter tidak bisa mendiagnosis penyebab kematiannya. Namun, istri Arafat, Suha, saat itu menolak dilakukannya otopsi.

Dugaan Arafat dibunuh muncul setelah sebuah investigasi yang dilakukan stasiun televisi Al Jazeera. Sejauh ini Pemerintah Israel membantah terlibat dalam kematian Arafat dan enggan berkomentar lebih jauh.

Awal tahun ini, sisir, sikat gigi, dan kafiyeh (penutup kepala) Arafat yang legendaris sudah terlebih dulu diteliti tim ahli Institut de Radiophysique di Laussane, Swiss, untuk mencari kandungan Polonium-210. Saat itu para ahli menemukan kandungan polonium yang sangat tinggi.

Hasil akhir penelitian terhadap jasad Arafat menurut rencana akan dirilis dalam empat bulan. Jika nantinya terbukti bahwa Yasser Arafat meninggal karena pembunuhan maka diyakini efeknya akan sangat besar.

Israel akan disalahkan atas kematian orang yang dengan Yitzhak Rabin memuluskan perjanjian Oslo. Perjanjian inilah yang berujung pada pembentukan Otorita Palestina. Namun, perjanjian damai ini runtuh setelah terjadinya Intifada Kedua pada 2000.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Paksa Babi 'Bungee Jumping' dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Paksa Babi "Bungee Jumping" dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Internasional
Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Internasional
Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Internasional
Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Internasional
Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Internasional
11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X