Kompas.com - 23/11/2012, 11:39 WIB
EditorErvan Hardoko

KINSHASA, KOMPAS.com — Pertempuran kembali berkecamuk di Kongo, Kamis (22/11/2012) waktu setempat, setelah pasukan pemberontak M23 menolak seruan internasional agar menarik diri dari kota Goma yang mereka kuasai saat ini.

Di tengah kabar kembali berkecamuknya baku tembak, Presiden Kongo Joseph Kabila memecat Panglima Angkatan Darat Jenderal Gabriel Amisi setelah dituduh PBB mendalangi penyelundupan senjata yang memasok pemberontak Kongo dan kelompok lain.

Juru bicara Pemerintah Kongo, Lambert Mende, mengatakan, pemberhentian itu baru bersifat sementara sambil menunggu hasil investigasi menyeluruh kasus ini.

Pemecatan Jenderal Amisi ini dilakukan dua hari setelah angkatan darat negeri itu mengalami kekalahan memalukan saat pemberontak M23 memukul mundur mereka dari kota Goma.

Sementara itu, pemimpin politik pemberontak M23 menegaskan tidak akan mundur dari kota Goma, kecuali Presiden Kabila bersedia melakukan pembicaraan damai.

"Harus ada dialog dengan Presiden Kabila," kata pemimpin politik M23, Jean-Marie Runiga, kepada AFP melalui pesawat telepon, sebelum bertolak ke Uganda untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Yoweri Museveni.

Presiden Uganda telah menyerukan pembicaraan antara Presiden Kabila dan Presiden Rwanda Paul Kagame di Kampala. PBB menduga Uganda dan Rwanda mendukung pemberontak M23, tudingan ini dibantah tegas kedua negara.

Kewaspadaan dunia internasional atas kemungkinan konflik bersenjata baru di Afrika Tengah muncul setelah pemberontak yang beranggotakan sebagian besar etnis Tutsi menguasai Goma, kota kaya mineral di wilayah Kivu Utara, Kongo.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X