Aksi Bakar Diri Warga Tibet Meningkat

Kompas.com - 09/11/2012, 04:59 WIB
Editor

DHARAMSALA, KAMIS - Sedikitnya enam warga Tibet, beberapa di antara mereka pendeta Buddha, dilaporkan membakar diri sebagai bentuk protes keras terhadap kebijakan otoriter Pemerintah China selama ini. Dua orang di antara mereka dilaporkan tewas.

Enam aksi bakar diri itu terjadi di beberapa lokasi berbeda dalam dua hari terakhir. Insiden terbaru terjadi pada Kamis (8/11), bersamaan dengan pembukaan Kongres Ke-18 Partai Komunis China di Beijing.

Aksi bakar diri itu dilakukan seorang pria Tibet di wilayah Prefektur Huangnan, Provinsi Qinghai. Sehari sebelumnya di daerah itu, aksi bakar diri dilakukan seorang perempuan berusia 23 tahun.

Para hari Rabu itu, tiga remaja pendeta Buddha juga membakar diri dalam sebuah aksi protes di daerah Aba, Provinsi Sichuan.

Masih pada hari yang sama, seorang pria Tibet juga diketahui membakar diri di wilayah otonomi Tibet. Aksi bakar diri sebagai bentuk protes atas penguasaan China di wilayah Tibet semakin sering terjadi sejak Maret 2011.

Akan tetapi, pada hari Rabu aksi bakar diri itu dilakukan dalam skala yang lebih besar dan meluas di beberapa tempat.

Sejak Februari 2009, tercatat sedikitnya 69 warga Tibet membakar diri, sebanyak 54 orang dari mereka tewas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

”Cara itu dilakukan untuk menarik perhatian dunia, pemerintah, dan rakyat China terkait penderitaan warga Tibet,” ujar Dicki Chhoyang, menteri informasi dalam pemerintahan Tibet di pengasingan di Dharamsala, India. (AFP/DWA)



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X