Pemerintah Rusia Jual Kepemilikan Sahamnya - Kompas.com

Pemerintah Rusia Jual Kepemilikan Sahamnya

Kompas.com - 25/10/2012, 22:44 WIB

KOMPAS.com - Pemerintah Rusia bakal menjual kepemilikan sahamnya di sejumlah perusahaan besar seperti Rosneft. Menteri Pembangunan Ekonomi Rusia Andrei Belousov mengemukakan hal itu di Moskwa sebagaimana warta Itar-TASS pada Kamis (25/10/2012).

Sampai kini, pemerintah Rusia memiliki 75 persen saham Rosneft melalui perusahaan milik negara Rosneftegaz. Rencananya, pemerintah bakal melepas 6 persen kepemilikan sahamnya di Rosneft."Penjualan itu bisa mendongkrak anggaran federal mencapai lebih dari 140 miliar rubel atau setara dengan 4,5 miliar dollar AS," imbuh Belousov.

Tahun depan, kata Belousov menambahkan, pemerintah Rusia juga bakal melepas kepemilikan sahamnya di beberapa perusahaan besar. Beberapa nama yang disebut Belousov antara lain perusahaan permata Alrosa, operator Sovcomflot, bank VTV,  dan maskapai penerbangan Sibir.

Sementara, minggu ini, Rosneft meneken perjanjian dengan British Petroleum (BP) dan perusahaan-perusahaan AAR terkait akuisisi perusahaan minyak TNK-BP. Dengan akuisisi ini, Rosneft menjadi perusahaan publik terbesar Rusia di bidang perminyakan.

Andai penjualan saham itu terwujud, pemerintah Rusia bakal mendapat dana 270 miliar rubel atau setara dengan 8,7 miliar dollar AS. Duit sebanyak itu berasal dari penjualan saham pemerintah pada delapan perusahaan besar pada 2013.

Tak cuma itu, lanjut Belousov, pemerintah Rusia juga akan menjual sekitar 500 miliar rubel atau setara 16 miliar dollar AS andilnya di beberapa perusahaan besar lainnya semisal Perusahaan Kereta Api Rusia (RZD), maskapai penerbangan Aeroflot, bandar udara Sheremetyevo, dan sebagainya.

 


EditorJosephus Primus

Terkini Lainnya

Bapak dan Anak Asal Lahat Ditemukan Tewas di Sukabumi

Bapak dan Anak Asal Lahat Ditemukan Tewas di Sukabumi

Regional
MRT Lebak Bulus-Bundaran HI Dirancang Tiba di Stasiun Tiap 5 Menit

MRT Lebak Bulus-Bundaran HI Dirancang Tiba di Stasiun Tiap 5 Menit

Megapolitan
Perampok Sopir Taksi Online di Palembang Sempat Bidik 5 Korban Lain Sebelum Sofyan

Perampok Sopir Taksi Online di Palembang Sempat Bidik 5 Korban Lain Sebelum Sofyan

Regional
Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

Regional
Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk 'Video Game'

Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk "Video Game"

Internasional
Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

Regional
Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku 'Paradoks Indonesia' Versi Braile

Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku "Paradoks Indonesia" Versi Braile

Nasional
'Ngamuk' dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

"Ngamuk" dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

Internasional
Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

Nasional
Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

Internasional
Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

Nasional
Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

Megapolitan
PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

Nasional
Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

Internasional
Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus 'Vlog Idiot'

Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus "Vlog Idiot"

Regional

Close Ads X