Uni Eropa Raih Nobel Perdamaian 2012 - Kompas.com

Uni Eropa Raih Nobel Perdamaian 2012

Kompas.com - 12/10/2012, 16:44 WIB

OSLO, KOMPAS.com - Uni Eropa meraih Hadiah Nobel Perdamaian 2012 atas peran panjangnya dalam menyatukan benua itu, kata
Komite Nobel Norwegia, Jumat (12/10). Penghargaan tersebut dipandang sebagai dorongan bagi blok itu saat berjuang untuk mengatasi krisis utang yang menggunung.

Komite Nobel memuji peran ke-27 negara Uni Eropa karena mampu membangun kembali benua itu setelah Perang Dunia II dan karena perannya dalam menyebarkan stabilitas ke bekas negara-negara komunis setelah runtuhnya Tembok Berlin tahun 1989.

"Perserikatan itu dan para pelopornya telah lebih dari enam dekade berkontribusi bagi kemajuan perdamaian dan rekonsiliasi, demokrasi dan hak asasi manusia di Eropa," kata Presiden Komite Nobel, Thorbjoern Jagland di Oslo.

"Dalam suatu periode tujuh puluh tahun, Jerman dan Perancis telah berperang tiga kali. Hari ini perang antara Jerman dan Perancis tidak terpikirkan. Hal ini menunjukkan bagaimana, melalui berbagai upaya dengan tujuan baik dan dengan membangun rasa saling percaya, musuh sejarah dapat menjadi mitra dekat," kata Jagland ketika menjelaskan keputusan komite itu untuk pemilihan tahun ini.

Presiden Parlemen Eropa, Martin Schulz, menyambut baik penghargaan itu dengan mengatakan, hal tersebut merupakan pengakuan rekosiliasi pasca-perang di Eropa dan akan menjadi inspirasi. "(Kami) sangat terharu dan merasa terhormat bahwa Uni Eropa meraih Hadiah Nobel Perdamaian," kata Schulz dalam sebuah pernyataan disebarkan di Twitter.

"Uni Eropa adalah tentang rekonsiliasi. Hal ini dapat menjadi inspirasi. Uni Eropa merupakan sebuah proyek unik yang menggantikan perang dengan damai, benci dengan solidaritas."

Lembaga penyiaran publik Norwegia, NRK, mengatakan satu jam sebelum pengumuman resmi bahwa Uni Eropa akan meraih Nobel Perdamaian.

Terkait pengumuman itu, hadiah senilai 1,2 juta juta dollar akan diberikan Komite Nobel kepada Uni Eropa di Oslo pada 10 Desember mendatang.


EditorEgidius Patnistik

Close Ads X