Kompas.com - 19/09/2012, 16:43 WIB
EditorErvan Hardoko

TEL AVIV, KOMPAS.com - Angkatan Bersenjata Israel, Rabu (19/9/2012) menggelar latihan militer mendadak di wilayah utara negeri itu di tengah ketegangan program nuklir Iran dan senjata kimia Suriah.

Latihan selama satu hari itu dipimpin Panglima Angkatan Bersenjata Letjen Benny Gantz. Dalam pernyataan resminya, militer Israel mengatakan latihan ini digelar untuk mengevaluasi kesiapan dan kompetensi sejumlah unit angkatan darat.

Meski tidak diumumkan sebelumnya, pihak militer menegaskan latihan ini sudah ada dalam jadwal.

"Latihan ini adalah bagian dari pengawasan rutin angkatan darat. Latihan seperti ini terus berlangsung sepanjang tahun," demikian pernyataan angkatan bersenjata Israel.

Sejumlah sumber militer Israel seperti dikutip AFP mengatakan latihan dimulai dengan pemanggilan para prajurit hingga penerjunan mereka lewat udara di sekitar Dataran Tinggi Golan yang berbatasan dengan Suriah.

Latihan ini akan ditutup dengan latihan menembak menggunakan peluru tajam.

"Latihan ini sudah lama dijadwalkan dan tidak berarti terjadi perubahan dalam tingkat kesiagaan militer," masih menurut pernyataan resmi militer.

Israel saat ini tengah mengawasi ketat perbatasan dengan Suriah di sebelah utara negeri itu. Pengawasan dilakukan terkait kabar bahwa rezim Presiden Bashar al-Assad yang tengah memerangi oposisi akan mengirimkan persediaan senjata kimianya ke basis militer Hizbullah di Lebanon.

Ketegangan makin terasa karena kemungkinan serangan Israel ke Iran yang diyakini negeri Yahudi itu tengah memproduksi senjata pemusnah massal.

Sebelumnya Komandan Pasukan Penjaga Revolusi Iran Jenderal Mohammad Ali Jafari memperingatkan Israel agar tidak melakukan serangan.

"Jika jet-jet Israel menyerang, maka Israel akan hancur tak bersisa," ancam Ali Jafari.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.