Kompas.com - 07/09/2012, 15:41 WIB
|
EditorErvan Hardoko

ISLAMABAD, KOMPAS.com — Pengadilan di Islamabad akhirnya membebaskan seorang gadis Kristen yang dituduh menghina Al Quran dengan jaminan, Jumat (7/9/2012).

Hakim Muhammad Azam Khan memerintahkan pembebasan gadis bernama Rimsha itu dengan uang jaminan sebesar 10.500 dollar AS atau lebih dari Rp 100 juta.

Rimsha ditahan setelah massa yang beringas menuduh dia membakar sejumlah halaman kitab suci Al Quran dan meminta gadis itu dihukum.

Kemudian, gadis berusia 14 tahun itu ditahan di penjara dengan keamanan maksimum sejak 16 Agustus lalu. Penahanannya menjadi kontroversi karena usia Rimsha dan kesehatan mentalnya yang terganggu.

Dokter memeriksanya pekan lalu akibat keterbelakangan mentalnya, yang membuat perilaku Rimsha tak terlihat seperti gadis 14 tahun pada umumnya.

Tak hanya Rimsha yang menderita, orangtuanya juga harus diungsikan ke tempat aman karena ancaman pembunuhan. Selain itu, banyak keluarga Kristen yang meninggalkan kediamannya karena khawatir akan adanya aksi kekerasan.

Namun, kasus ini menjadi berbeda setelah seorang ulama Pakistan ditahan. Sang imam diduga sengaja memasukkan halaman-halaman Al Quran yang sudah dibakar itu ke dalam tas yang dibawa Rimsha.

Pakistan memiliki undang-undang anti penghujatan agama yang ketat. Namun, belakangan undang-undang ini semakin sering dipertanyakan dan banyak desakan agar pemerintah segera merevisi undang-undang itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.