Tarian Prajurit TNI Pukau Warga Lebanon

Kompas.com - 14/08/2012, 15:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Aksi Prajurit TNI dari Satgas Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-F/UNIFIL (United Nation Interim Force In Lebanon) memukau warga Lebanon.

Para prajurit mementaskan tarian asli Indonesia dalam festival budaya dan makanan tradisional Ebel Es Saqi di Marjayoun, Lebanon Selatan. Dalam siaran pers, Selasa (14/8/2012), Perwira Penerangan Satgas Konga XXIII-F/UNIFIL, Lettu Inf Suwandi, mengungkapkan, prajuritnya mementaskan kolaborasi kesenian antara tari Sisingaan dari Jawa Barat dan Jaran Monel dari Malang, Jawa Timur.

"Selain kesenian budaya, kita juga menggelar stan Indobatt yang menyajikan makanan tradisional gratis kepada para pengunjung serta pemutaran film kebudayaan Indonesia," ujarnya.

Suwandi melanjutkan, tim kesenian yang tampil kali ini merupakan gabungan dari personel Kompi jajaran Indobatt di bawah kordinator Perwira Seksi CIMIC (Civilian Military Coordination) Kapten Inf A Zulhakim Asdar.


Stan Indobatt juga menyajikan makanan tradisional, bala-bala, dan lainnya yang ramai dikunjungi pengunjung. Tak hanya penduduk sipil, stan Indonesia juga dikunjungi prajurit UNIFIL dari kontingen negara lain, seperti Spanyol, Nepal, India, dan Malaysia. Rata-rata mereka ingin merasakan nikmatnya bala-bala khas Indonesia.

Festival tahunan yang diselenggarakan Dewan Kota Ebel Es Saqi yang bekerja sama dengan UNIFIL Sektor Timur ini dilaksanakan selama tiga hari. Tak hanya kesenian budaya dan makanan tradisonal, kegiatan bazar rakyat pun digelar dan pada hari terakhir akan ditutup dengan lomba lari maraton di sekitar kota.

"Selain kontingen Indonesia, kontingen dari negara lain, seperti Spanyol, India, Nepal, dan Malaysia juga menampilkan kesenian budaya serta makanan tradisional khas negara masing-masing," tuturnya.



EditorTri Wahono

Terkini Lainnya

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Internasional
Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Internasional
PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

Internasional
Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Internasional
Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Internasional
Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Internasional
Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Internasional
Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Internasional
Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Internasional
Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Internasional
Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Internasional
Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Internasional
Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Internasional
Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Internasional

Close Ads X