Kompas.com - 05/08/2012, 05:07 WIB
EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

MULTAN, Kompas.com - Polisi Pakistan menyatakan telah menangkap lima militan Taliban yang merencanakan "serangan-serangan teror" di kota wilayah tengah, Multan, dan daerah-daerah lain di kawasan itu.

"Teroris anggota kelompok Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) Noor Gul ditangkap atas petunjuk intelijen," kata kepala kepolisian kota itu, Aamer Zulfikar, kepada wartawan, Sabtu (4/8/2012).

Kelompok "Noor Gul" belum pernah terdengar sebelumnya, dan Zulfikar tidak menjelaskan di mana atau kapan orang-orang itu ditangkap.

"Mereka berencana melakukan kegiatan-kegiatan teroris menjelang peringatan kematian syahid Hazarat Ali, kalifah keempat Islam, pada pekan depan," katanya.

Ia menambahkan, kelompok itu aktif di daerah selatan provinsi Punjab dan berencana menyerang kota-kota lain di kawasan itu. Polisi juga menyita senjata berat dan amunisi yang mencakup pistol dan senapan serang dari para militan itu.

Sementara itu, Sabtu, enam orang tewas dalam ledakan petasan yang disimpan di dalam sebuah rumah di Multan. Zulkifar mengatakan, beberapa bangunan berdekatan rusak akibat ledakan itu, yang juga mencederai sedikitnya 10 orang.

Pakistan dilanda serangan-serangan bom bunuh diri dan penembakan yang menewaskan lebih dari 5.000 orang sejak pasukan pemerintah menyerbu sebuah masjid yang menjadi tempat persembunyian militan di Islamabad pada Juli 2007.

Kekerasan sektarian meningkat sejak gerilyawan Sunni memperdalam hubungan dengan militan Al Qaida dan Taliban setelah Pakistan bergabung dalam operasi pimpinan AS untuk menumpas militansi setelah serangan-serangan 11 September 2001 di AS.

Pakistan juga mendapat tekanan internasional yang meningkat agar menumpas kelompok militan di wilayah baratlaut dan zona suku di tengah meningkatnya serangan-serangan lintas-batas gerilyawan terhadap pasukan internasional di Afghanistan.

Para pejabat AS mengobarkan perang dengan pesawat tak berawak terhadap para komandan Taliban dan Al Qaida di kawasan suku baratlaut, di mana militan bersembunyi di daerah pegunungan yang berada di luar kendali langsung pemerintah Pakistan.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.