Hilang 4 Tahun, Jejak TKW Ditemukan di Suriah

Kompas.com - 24/05/2012, 10:17 WIB
Penulis Junaedi
|
EditorA. Wisnubrata

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com — Setelah dinyatakan hilang selama lebih dari empat tahun, jejak Rutina (25), TKW asal Desa Indomakombong, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, akhirnya ditemukan. Surat Kementerian Luar Negeri yang dikirim ke Kantor Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Polewali Mandar menyatakan telah menemukan jejak Rutina di Suriah.

Konsulat RI di Damaskus juga dikabarkan telah berkomunikasi langsung dengan Rutina dan majikannya di Suriah. Namun, keluarga Rutina sendiri hingga Kamis (24/5/2012) mengaku belum mendapat kabar keberadaan anaknya karena surat pemberitahuan penemuan Rutina baru akan disampaikan kepada keluarganya pada Senin (28/5/2012) depan.

Nurdin, ayah Rutina, kehilangan kontak dengan putri bungsunya empat tahun lalu. Rutina terakhir kali berhubungan dengan ibunya saat masih menjalani karantina di Jakarta. Belakangan diketahui, Rutina diberangkatkan salah satu PJTKI di Jakarta secara ilegal ke Suriah.

Nurdin sempat mendatangi lurah dan Kantor Dinas Sosial Polewali, bahkan meminta bantuan ke DPRD setempat agar anaknya bisa ditemukan. Saat itu Nurdin menemui jalan buntu lantaran upaya mencari nomor kontak, alamat, dan tempat kerja Rutina gagal didapatkan. Berbagai pihak terkait, termasuk broker yang memberangkatkan Rutina, juga mengaku tidak mengetahui keberadaan Rutina. Rutina bahkan tidak tercatat sebagai TKW di Kantor Dinas Sosial Polewali.

Nurdin yang mendapat kabar keberadaan anaknya saat dihubungi Kompas.com hari ini mengaku sangat gembira dan berniat mengecek langsung ke Kantor Dinas Sosial Polewali. "Terima kasih Pak atas informasinya, sampai hari ini saya belum dapat kabar keberadaan Rutina kalau tidak diberitahu Bapak," ujar Nurdin. Nurdin yang sebelumnya berharap kepada pemerintahan melalui BNPTKI mengaku baru akan lega jika bisa berkomunikasi langsung dengan anaknya.

Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Sosial Polewali Mandar, Syahrullah Amri, memastikan dirinya telah menerima surat dari Kementerian Luar Negeri yang memberitahukan posisi dan keberadaan Rutina.

Dalam pembicaraan dengan konsulat RI di Damaskus, Rutina mengaku baru bisa pulang beberapa bulan ke depan setelah kontrak kerjanya selesai. Seluruh gaji Rutina masih disimpan majikannya dan baru akan dibayarkan saat Rutina akan pulang ke Tanah Air.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.