130 Orang Terluka akibat Tabrakan Kereta di Amsterdam

Kompas.com - 22/04/2012, 08:06 WIB
EditorKistyarini

AMSTERDAM, KOMPAS.com — Sebanyak 130 orang cedera dalam tabrakan kereta penumpang, Sabtu (21/4/2012), di bagian barat Amsterdam, ibu kota Belanda.

Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 18.30 waktu setempat (23.30 WIB) ketika kereta dari Den Helder menuju Nijmegen dan kereta dari Amsterdam menuju Uitgeest bertabrakan adu muka. Kedua kereta tersebut rusak.

"Sebanyak 130 orang cedera dan, terutama, ada 11 orang yang cukup lama telah terjepit di dalam gerbong. Kami baru saja mengeluarkan mereka," kata juru bicara tim pertolongan di lokasi kepada Xinhua. "Pencarian dan penyelamatan masih berlangsung."

Menurut perusahaan kereta Belanda, NS, semua korban cedera telah dikeluarkan dari gerbong kereta.

Polisi Belanda menutup seluruh daerah tersebut, sementara ambulans dan helikopter berada di lokasi. Pusat medis sementara telah dibangun guna merawat korban yang menderita cedera ringan.

Polisi nasional Belanda sebelumnya mengatakan, sebanyak 125 orang cedera, 56 dari mereka menderita luka parah, 13 berada dalam kondisi sangat buruk. Kebanyakan korban menderita tulang patah dan memar parah.

Penyebab bencana itu masih belum diketahui, sementara penyelidikan segera dimulai. Akibat tabrakan tersebut, tak ada kereta yang melintasi sisi barat Amsterdam, termasuk kereta menuju Bandar Udara Schiphol.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.