Putin Akui Hak Nuklir Iran

Kompas.com - 07/03/2012, 05:30 WIB
EditorKistyarini

BERLIN, KOMPAS.com - Presiden Rusia yang baru terpilih Vladimir Putin mengakui hak Iran untuk memiliki program nuklir nasional. Dalam wawancara video dengan harian bisnis Jerman Handelsblatt, Selasa (6/3/2012), Putin mengatakan bahwa Iran memiliki ’hak untuk melanjutkan program nuklirnya’ di bawah pengawasan Badan Energi Atom Internasional yang bermarkas di Wina.

Putin mengatakan bulan lalu bahwa masyarakat internasional harus mengakui hak Iran untuk melakukan pengayaan uranium. Pemimpin Rusia itu juga telah memperingatkan sebelumnya mengenai kemungkinan serangan militer terhadap Iran, dan mengatakan konsekuensi dari serangan seperti itu akan benar-benar bencana.

Teheran telah berulang kali menegaskan program nuklirnya semata-mata diarahkan untuk menghasilkan energi, untuk kepentingan damai. Tetapi negara-negara Barat dan Amerika Serikat menuduhnya menyembunyikan program persenjataan nuklir militernya di balik program nuklir untuk kepentingan sipil.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.