Perwira Militer Rusia Ternyata Mata-mata CIA

Kompas.com - 10/02/2012, 22:04 WIB
|
EditorNasru Alam Aziz

MOSKWA, KOMPAS.com — Seorang perwira menengah angkatan bersenjata Rusia dijatuhi hukuman penjara 13 tahun karena terbukti menjadi mata-mata bagi Dinas Intelijen Pusat AS (CIA) selama bertahun-tahun.

Dinas intelijen Rusia FSB menyatakan, Jumat (10/2/2012), perwira bernama Letnan Kolonel Vladimir Nesterets tersebut selama ini bekerja sebagai salah satu insinyur di pusat peluncuran roket Plesetsk di Rusia utara.

"Dalam persidangan, Nesterets mengaku bersalah telah menyerahkan informasi rahasia tentang rudal-rudal strategis terbaru Rusia kepada CIA," ungkap pernyataan lembaga penerus KGB tersebut tanpa menjelaskan lebih lanjut detail kasus ini.

Meski Perang Dingin telah usai, AS dan Rusia masih saling mengintai kekuatan dan sama-sama masih memiliki arsenal rudal nuklir terbesar di dunia. Belakangan, hubungan kedua negara kembali tegang terkait beberapa isu, termasuk program perisai rudal Eropa yang digagas AS dan NATO, dan perbedaan posisi dalam berbagai masalah di Timur Tengah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X