Wanita Perancis Diminta Lepas Payudara Palsu

Kompas.com - 21/12/2011, 09:49 WIB
EditorKistyarini

PARIS, KOMPAS.com — Pemerintah Perancis berencana meminta sekitar 30.000 perempuan yang pernah menjalani prosedur "pembesaran payudara" untuk melepas payudara palsu mereka, seperti dilansir Global Post, Selasa (20/12/2011).  Seruan itu dikeluarkan karena implan yang digunakan berpotensi menyebabkan kanker.

Para penyelidik menemukan bahwa implan yang diproduksi perusahaan Perancis, Poly Implant Protheses (PIP), dibuat dari silikon berkualitas rendah yang menurut pakar kesehatan bersifat karsinogenik atau pemicu kanker.

Sejauh ini terdapat sembilan kasus kanker pada perempuan yang menggunakan payudara implan. Pakar kesehatan pun meminta segera digelar pertemuan untuk membicarakan "krisis kesehatan" itu. Satu orang di antaranya meninggal dunia, surat kabar Liberation melaporkan.

Dr Laurent Lantieri, pakar bedah plastik dan angota komisi khusus Pemerintah Perancis mengatakan, "Kita menghadapi krisis kesehatan yang terkait penipuan. Kami menyadari hal itu. Memang bukan hal mendesak, tetapi ini bukan lagi pilihan. Semua implan itu harus diambil."

Implan PIP merupakan salah satu yang termurah, sampai semua produknya ditarik dari pasaran pada 2010. Menurut harian Perancis, Le Figaro, sekitar 30.000 perempuan Perancis menggunakannya, juga 300.000 perempuan di seluruh dunia.

Lebih dari 2.000 perempuan yang menggunakan implan produk PIP sudah mengajukan komplain. Pihak berwenang pun menyelidiki perusahaan itu atas dugaan pembunuhan akibat kelalaian.

Jika pasien mengalami kondisi darurat, pemerintah akan mengganti biaya operasi pengangkatan payudara. Namun, jika yang dilakukan adalah mengganti dengan bahan implan lain, tidak akan ada penggantian dari pemerintah, kecuali apabila operasi itu bersifat rekonstruktif.

Menurut TF 1 News, tidak semua perempuan yang menjalani implan mau mendengar seruan itu. Dikatakan oleh Dr Dominque Michel Courtois, yang mewakili kelompok pendukung korban PIP, mereka memilih hidup dengan risiko terkena kanker payudara ketimbang mengangkat implan tersebut, tetapi tidak memiliki biaya menggantinya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X