Hamas: Pengakuan Palestina Tak Perlu Konsesi

Kompas.com - 19/09/2011, 09:54 WIB
EditorKistyarini

GAZA, KOMPAS.com - Sebuah negara Palestina di PBB tidak harus diperoleh melalui konsesi kepada pihak manapun, kata Perdana Menteri Hamas Ismail Haneya, Minggu (18/9/2011).

Gerakan Islam Hamas, yang mengontrol Jalur Gaza, tidak akan berdiri berhadapan dengan Presiden Mahmoud Abbas dari partai Fatah saingannya, untuk memperoleh pengakuan selama Abbas tidak membuat konsesi, kata Haneya.

Bagi Hamas, konsesi-konsesi itu termasuk pengakuan Israel dan memberikan hak- hak rakyat di tanah Palestina yang bersejarah, kata Haneya, yang membuat pernyataan itu selama pertemuan anggota parlemen Hamas di Dewan Legislatif Palestina.

Prakarsa Abbas untuk mengupayakan keanggotaan negara Palestina di tanah yang diduduki oleh Israel pada 1967, di PBB adalah "manuver politik yang tidak mencerminkan keinginan rakyat Palestina dan berjalan berlawanan dengan revolusi Arab," kata Haneya.

Sementara itu, Haneya mempertahankan pandangan gerakannya, dan mengatakan bahwa pihaknya menentang pendekatan PBB karena pihaknya ingin melindungi hak-hak Palestina, sementara Israel dan Amerika Serikat menentang langkah untuk mendapatkan lebih banyak konsesi dari para perunding Palestina.

Haneya meminta Abbas untuk memulai dialog nasional guna melindungi kesepakatan rekonsiliasi yang ditandatangani kedua pihak pada Mei.

Kesepakatan itu bertujuan untuk memulihkan kesatuan politik terhadap Gaza dan Tepi Barat, yang terputus ketika Hamas mengambil alih Gaza dengan kekerasan pada 2007.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Palestina akan mengajukan permintaan kepada Dewan Keamanan PBB pada 23 September, bagi keberadaan negaranya dan keanggotaan penuh di PBB di sela-sela sidang Majelis Umum ke-66.

Dalam perkembangan terkait, seorang pejabat Palestina mengatakan Hamas memboikot pertemuan Dewan Nasional Organisasi Pembebasan Palestina, yang akan dimulai Senin.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X